Rabu, 19 Desember 2012

Profit Dengan Sistem 123


Profit Dengan Sistem 123

Suatu sistem diperlukan untuk memperoleh hasil yang maksimal dalam trading. Sistem ini haruslah dibuat sesederhana mungkin sehingga dapat digunakan secara konsisten oleh pemakainya. Dari riset saya menemukan sistem trading yang terbilang simple dan mudah diaplikasikan. Sistem ini dibahas dalam suatu forum trading di internet dan mungkin dapat menjadi sumber inspirasi untuk membuat sistem trading yang sesuai dengan karakter trading para pembaca.
Sistem ini mengambil teknik 123 yang sudah lama diterapkan di pasar keuangan. Teknik 123 semacam teknik yang menghitung gelombang pergerakan harga untuk memprediksi kemungkinan arah pergerakan selanjutnya.

Dan teknik ini digunakan untuk mencari kemungkinan pembalikan tren (trend reversal)Trading Sistem 123 - twps2 - www.seputarforex.com
Mungkin yang akan menjadi pertanyaan anda bagaimana cara menentukan titik 1, 2, dan 3. Pada saat pergerakan harga sedang trending kemudian harga mengalami koreksi yang dalam, titik awal koreksi itu kita jadikan titik 1. Sedangkan ujung dari level koreksi yaitu level dimana harga mengalami konsolidasi merupakan titik 2. Sementara titik 3 kita pilih kondisi pergerakan harga yang memenuhi kriteria retracement Fibonacci 61.8% dari titik 1 dan 2 atau lebih namun tidak melewati titik 1.

Trad. Sis.123 - twps2 - www.seputarforex.com
Lalu level masuk kita letakkan saat harga melewati titik 2 dengan menempatkan level stop loss di bawah titik 3 untuk posisi beli atau di atas titik 3 untuk posisi jual. Atau bila pergerakan harga sangat fluktuaktif, kita bisa menempatkan level stop loss di bawah/ atas titik 1. Kemudian jarak pips antara titik 2 dan 3 kita jadikan besaran target profit. Cukup mudah bukan? Dan kita tidak perlu menggunakan indikator teknikal lainnya.

Kita ambil contoh pergerakan 15 menit GBP/USD pada tanggal 13 Desember 2010. Pada pukul 15.20 WIB harga berada di level 1.5793 kemudian harga berangsur turun hingga mulai koreksi di level 1.5718 pada pukul 17.15 WIB. Level ini kita jadikan titik 1. Trading sistem 123 - twps2 - www.seputarforex.com
Titik 2 kita peroleh pada pukul 19.15 WIB di 1.5765 dimana pergerakan koreksi mulai tertahan. Lalu kita menggunakan Fibonacci retracement untuk mengukur kemungkinan titik 3 berada. Dengan pengukuran retracement 61.8% antara titik 1 dan 2, kita peroleh titik 3 kira-kira di level 1.5736. Dan harga ternyata melebihi level tersebut namun tidak melampaui titik 1. Titik 3 tersebut valid.

Setelah kita dapatkan titik 123, kita menunggu harga menembus ke atas titik 2 untuk dijadikan level masuk beli (di kisaran level 1.5767 – entry point) dengan level stop loss beberapa pips di bawah titik 3 (di kisaran level 1.5716 – SL1) atau di bawah titik 1 dan besaran target profit disamakan dengan jarak antara titik 2 dan 3 dan didapat di level 1.5814 – TP1. Kita bisa menerapkan risk management dengan membuka 2 lot. Lot pertama kita keluarkan saat TP1 tercapai. Kemudian SL1 kita naikan ke sl2, sehingga untuk lot ke-2 ini kita bebas resiko. Lalu lot kedua kita keluarkan di tp2. Sistem ini sangat cocok di sesi perdagangan yang volatilitas harganya besar yaitu mulai dari sesi perdagangan Eropa dan Amerika.

hasil trading tanggal 28 Desember 2012....


tgl 04 januari 2013

Kamis, 26 Juli 2012

6 Strategi Trading para Trader Sukses


6 Strategi Trading para Trader Sukses

Dalam dunia Online Trading, Para trader memiliki strategi dan teknik masing masing untuk menganalisis dan mengambil keputusan transaksi. Beberapa diantara strategi trading mereka ada yang hanya menggunakan strategi trading fundamental (misalnya berdasarkan berita atau indikator terkini) atau hanya menggunakan faktor teknikal (misalnya mengamati grafik dan indikator harga) sementara beberapa strategi trading yang lain menggabungkan kedua jenis analisa di atas. Berikut 6 strategi trading yang dimiliki oleh trader yang berhasil adalah:
1.    Trading Plan
Keseluruhan trader yang sukses memiliki trading plan. Secara umum isi dari strategi trading plan tersebut adalah Penentuan secara spesifik kapan akan mengambil posisi dan kapan akan melikuidasi posisi tersebut. Penentuan resiko strategi trading yang juga spesifik. Kapan, di harga berapa kerugian akan di hentikan, berapa jumlah resiko maksimal yang akan diterima. Penyesuaian hasil trading dengan kapasitas transaksi. Penyesuaian strategi trading ini dilakukan baik ketika menghadapi keuntungan maupun kerugian, baik menggunakan leverage maupun tidak
Yang terpenting dalam strategi trading plan ini bukan hanya pada penyusunannya, namun lebih kepada pelaksanaannya. Trader yang sukses tersebut melaksanakan strategi trading dengan sabar dan disiplin rencana yang telah disusun, tidak mudah panik menghadapi kondisi pasar yang bergerak dinamis dan selalu menganggap bahwa trading adalah bisnis atau investasi jangka panjang.Setelah Anda menyusun strategi trading Anda sendiri, hal yang terbaik Anda lakukan adalah melaksanakan rencana tersebut dengan disiplin dan sabar. Waktu akan membantu Anda mengenali kapan strategi trading tersebut harus di review dan disesuaikan kembali.
2.    Menerima kerugian
Umumnya di atas 90% dari trader yang gagal adalah yang tidak pernah belajar menerima kerugian. Merasa bahwa keputusan mereka benar dan ketika terjadi kesalahan, strategi trading mereka fokus pada posisi yang yang mengalami kerugian dan melewatkan kesempatan transaksi lain yang muncul. Trader yang sukses tidak pernah menganggap kerugian bersifat personal, bukan soal strategi trading siapa yang benar, tapi lebih kepada bagaimana menghasilkan keuntungan. Mereka yang berhasil adalah yang langsung menghentikan posisi (cut loss) ketika memahami kesalahan dan fokus pada peluang lain yang dapat dimanfaatkan untuk mengambil keuntungan.
3. Mudah dan sederhana
Karakteristik trader sukses yang lain adalah bahwa mereka tidak membuat aturan transaksi menjadi rumit dan kompleks. Aturan transaksi strategi trading mereka simple dan mudah untuk diikuti atau disesuaikan dengan perubahan pasar yang konstan.
4. Hasil lebih baik dengan resiko yang kecil
Sebelum masuk posisi, trader sukses mempertimbangkan berapa potensi kerugian dan berapa potensi keuntungan. Jika strategi trading mereka menemukan peluang resiko yang tidak sepadan dengan keuntungan, maka mereka tidak akan mengambil posisi. Trader sukses tidak terburu-buru dalam mengambil keuntungan, namun juga tidak akan menunggu hingga keuntungan berubah menjadi kerugian.
5. Mengikuti arah harga
Sejarah telah membuktikan bahwa strategi trading trader yang berhasil adalah trader yang hanya mengambil peluang transaksi yang sesuai dengan arah (trend) pasar. Hal ini juga berlaku bagi swing trader, yang mengambil posisi pendek dan cenderung berlawanan dengan trend besar. Strategi trading mereka mengambil posisi sesuai dengan trend dengan periode yang berbeda.
6. Jangan Over-trading
Trader yang sukses tidak akan terlibat atau terikat terlalu dalam terhadap satu posisi pada satu instrumen. Banyak trader masuk posisi tanpa alasan yang jelas dan tidak sesuai dengan strategi tradingnya. Tidak demikian halnya pada trader sukses, strategi trading mereka masuk posisi dengan alasan yang jelas, sesuai dengan seluruh kriteria yang ada dalam rencana strategi trading dan fokus pada keseluruhan rencana dan bukan hanya pada hasil posisi yang ada.
Walaupun sebagian besar trader sudah mengetahui poin penting strategi trading yang menentukan dalam keberhasilan trading, tapi sedikit dari mereka yang benar-benar mengaplikasikan strategi trading apa yang telah di ketahui. Pelaksanaan inilah yang membedakan antara trader sukses dan gagal.
refferensi by BROKERSINDO.COM

Jumat, 20 Juli 2012

Mencoba Trading Forex Manual, Strategi Forex Averaging



Sebenarnya saya tidak begitu mengerti tentang trading forex manual, yang saya tahu adalah trading menggunakan robot forex, kemudian ditinggal, dan esoknya tinggal melihat profit:)Namun kali ini saya akan membahas strategi trading manual yaitu teknik forex averaging, bagaimana sih strategi forex averaging itu?
Secara teknis, strategi forex averaging adalah usaha trading forex yang dalam praktek masuk pasar hanya ada satu arah. Meskipun searah, dibutuhkan berkali-kali open posisi. Maksudnya, apabila posisi pertama adalah posisi buy atau long, atau beli, maka posisi selanjutnya juga sama yaitu buy only begitupula sebaliknya. Meskipun terjadi floating minus, namun tetap buy hingga terbentuk profit.
Bisa dibayangkan kalau strategi forex ini membutuhkan modal yang besar untuk menahan floating minus tadi. Namun saya kira dengan modal Rp.1.000.000,- atau sekitar USD100, kita bisa menggunakan teknik averaging ini dengan mengambil lot terkecil.

Bagaimana penerapan strategi forex averaging?

Ok, akan saya kasih contoh. Misalnya saya masuk pasar dengan buy GBPUSD 0.01 lot pada harga 1.5545 dan memasang take profit 20 poin di 1.5565. Karena harga turun, maka saya pasang buy lagi 0.01 lot di harga  1.5525 dan memasang take profit di harga 1.5555. Harga terus turun, maka saya beli GBPUSD 0.01 lot lagi di 1.5505, take profit di 1.5535.
Akhirnya harga naik dan menyentuh take profit pertama yaitu di 1.5535. Dua posisi diatasnya saya close manual karena kalau dijumlah, hasil akhirnya profit. Penjumlahannya:
Posisi 1. OP di 1.5545, close di harga 1.5535= USD -0.1
Posisi 2. OP di 1.5525, close di harga 1.5535= USD 0.1
Posisi 3. OP di 1.5505, close (TP) di harga 1.5535= USD 0.3 atau sama dengan 30 PIPS!!
Total profit= -0.1+0.1+0.3=$0.3.
Keterangan: OP: Open Position. TP: Take Profit.
Apakah strategi forex ini profitable?
Apa strategi forex ini bagus dan selalu profitable? Jawabannya adalah tergantung! Anda tahu dalam forex tidak ada yang pasti kan? Maka dari itu Anda pasti mengerti apa yang saya maksudkan. Eits, tapi jangan salah, strategi ini sangat manjur juga apabila dilakukan dengan disiplin tinggi.
Biasanya dalam menggunakan teknik ini, para trader ada yang menggunakan indikator forex, ada juga yang tidak menggunakan alias blind trading.
Biasanya trader individu menggunakan teknik forex averaging apabila sudah benar-benar yakin arah harga namun tebakannya meleset. Akhirnya mereka  menambah posisi dan menambah lagi.
Saya pernah diberitahu oleh teman saya kalau strategi forex averaging juga sering dilakukan oleh bank. Bank menggunakan teknik ini dan melakukan buy only untuk mendapatkan bunga dari swap. Jadi setiap hari bank menerima bunga untuk posisi yang menginap (swap) tersebut meskipun menahan minus yang banyak.

Jumat, 08 Juni 2012

KIAT MENGHINDARI MARGIN CALL

Anda pernah bertemu dengan Mr.MC (Margin Call), rasanya pingin nonjok mukanya ya? hihihihi... Tetapi mukanya gak pernah di hadapan kita, yang ada adalah monitor komputer. Mau nonjok juga? Silahkan, kalau perlu ditusuk sama pisau, besok beli komputer lagi hihihihi....

Woke, intermesso saja... Mr. MC (selanjutnya akan saya pakai sebagai pengganti istilah margin call dalam postingan ini), kalau dalam forex Anda akan menerima margin call dari broker jika satu atau lebih dari efek Anda telah membeli (dengan uang pinjaman) menurun nilainya melewati suatu titik tertentu. Anda akan dipaksa untuk deposit lebih banyak uang dalam rekening atau untuk menjual beberapa aset Anda. Bagi pemula (biar lebih mudah dipahami) istilah ini sama saja dana Anda, tidak mencukupi untuk transaksi karena loss! 

Sebagian besar (atau semuanya?) trader forex pernah bertemu dengan Mr. MC ini. Kita tau rasanya, bener-bener putus asa... Tapi kabar gembiranya, apakah ada trader sukses yang nggak pernah ngerasain itu semua? Mereka semua pernah merasakan itu, dan mereka toh bisa sukses sekarang. Berarti kita berada tepat di jalan yang sama dengan mereka. Teruskan saja, sepanjang kita terus berjalan (atau merangkak) suatu hari pastilah sampai juga di sana. Nggak penting seberapa besar kerugian kita karena bertemu dengan Mr.MC ini, tapi seberapa besar impian kita. Jiahahaha...

Pasar Forex adalah volatile, meskipun Anda bisa membuat ratusan bahkan ribuan pips dalam beberapa waktu, tetapi sangat mungkin terjadi tiba-tiba account trading Anda kosong dalam hitungan detik. Bagaimana ini bisa terjadi? Siapa yang bertanggung jawab? Apa saja cara untuk menghindari kemalangan seperti itu? Bagitulah Mr.MC. 

Agar tidak mendapatkan account trading Anda ke dalam saldo negatif, setelah margin dapat digunakan Anda turun ke nol, semua perdagangan terbuka Anda secara otomatis menutup dan dalam hal Anda memiliki posisi yang terbuka dengan saldo negatif, Anda secara otomatis kehilangan uang.

Setelah ini terjadi, Anda tidak hanya kehilangan keseimbangan trading anda, tetapi juga membutuhkan banyak keprcayaan diri. Dibutuhkan waktu untuk menemukan kepercayaan yang cukup dan motivasi untuk kembali ke perdagangan lagi.


Kiat-kiat Menghindari Margin Call
Kali ini kita akan mempelajari bagaimana kiat menghindari Margin Call. Bahasan ini penting, sangat penting dan lebih penting lagi Anda mempraktekannya. Kalau Anda mempraktekannya, Anda tidak akan pernah bertemu Mr. MC lagi hihihihi...

1. Hindari deposit equity yang terlalu sedikit.

Selalu dikatakan para trader forex senior, modal perdagangan adalah apa yang Anda mampu untuk kehilangan dan jangan pernah menaruh semua tabungan Anda ke dalam forex. Benar, tetapi perlu juga saya katakan, adalah penting untuk menjaga keseimbangan account. Account Anda harus sehat agar tidak terkena margin call dan ingat, Mr.MC itu selalu lebih dekat dengan equity yang terlalu sedikit.

Maka saran saya, sebelum trade depositkan equity yang cukup. Dengan money management max loss 2%, reward/loss 2:1, kira-kira kalau di broker forex lokal ya perlu $50.000-$100.000 untuk account standard atau untuk account mini bisa di kisaran $5.000-$10.000. Sedang untuk micro/cents sekitar $500-$1000.

Kalau Anda menggunakan broker luar negeri yang notabene, bisa di pakai untuk kalangan menengah kebawah (seperti saya ini), ya kalau untuk account standard perlu $5000-$10.000, account mini $2000-$5000, account micro $500-$2000. 

Kalau masih tidak punya uang sejumlah itu? silahkan membuka account di micro saja. 

3. Berkonsentrasilah pada Pasar

Seringkali terjadi, manakala Anda tidak bisa fokus pada pasar, atau ada gangguan "urusan" lain; keperluan mendadak, mati koneksi atau listrik (sementara Anda belum menyiapkan antsipasinya), lalu Anda kehilangan keseimbangan berfikir, dan menyerah. Ingat, harga mata uang sangat eksplosif dan, karena sejumlah besar uang yang terlibat, situasi tampaknya diprediksi dapat berubah menjadi bencana yang dahsyat. Solusinya, siapkan antisipasi saat Anda melakukan transaksi; misal dengan memasang pending order atau stop loss. Jadi begitu ada "urusan" atau hal lain yang dapat membuat kita tidak bisa fokus atau konsentrasi di pasar, maka peluang bertemu dengan Mr. MC dapat dihindari. Cara terbaik untuk bertahan adalah dengan tetap fokus untuk menghindari bertemu dengan Mr. Mc ini.

Ada saran terbaik mungkin bisa kita lakukan: Selalu pasang stop loss!! Jangan pernah open posisi sebelum kita memperkirakan sampai dimana kita akan keluar sebelum mengalami loss lebih besar!

4. Gunakan Manajemen Risiko dan Uang

Praktek manajemen risiko yang sehat dan uang, untuk memastikan bahwa Anda tidak overtrade dan memasukkan uang Anda ke tingkat yang tidak dapat diterima risiko.
Dalam forex, bukan saja kita belajar bagaimana agar kita bisa profit, tetapi juga tidak kalah pentingnya adalah mengelola risiko. Dalam bertransaksi di forex tidak selalu kita bisa langsung profit, ingat baik-baik pernyataan ini! Anda bisa saja (ini lebih sering) bahwa Anda akan terfloating dulu, Anda akan berada pada posisi minus dulu> bertambah banyak dan semakin banyak. Nah, disinilah pentingya mengelola risiko dan mengelola trading Anda agar pada akhirnya bisa profit (penjelasan tentang ini bisa di dapatkan pada artikel lain dalam blog ini).

Salah satu contoh adalah dengan menggunakan locking.
Hedging/Locking ini, misal : Anda pasang BUY 1 lot EURUSD dan mengharapkan harga naik, tetapi ternyata harga EURUSD turun terus, maka Anda akan cepat-cepat lock posisi BUY dengan memasang SELL 1 lot EURUSD. Dengan cara tersebut, posisi loss telah terkunci dan loss tidak akan bertambah ke mana pun harga bergerak. Bila Anda menganalisa bahwa harga telah mencapai titik terendah (dengan stochastic atau RSI), maka posisi SELL yang sudah profit segera diambil dan berharap harga kembali naik sehingga posisi BUY yang sudah loss akan semakin kecil lossnya atau bahkan menjadi profit.

5. Jangan Serakah!

Forex trading dikaitkan dengan miliaran dolar dan ini dengan serius bisa menjadi godaan hidup yang luar biasa. Di pasar forex, seolah kita melihat $ beterbangan di depan mata kita, sangat menggoda. Tetapi harus diingat, di belakangnya ada raksasa Mr. MC juga mengintip kita. Waspadai gejala pertama keserakahan; manakala Anda memiliki keinginan untuk transaksi lebih besar atau ingin mendapatkan profit yang tidak disyukuri. Waspadalah! Waspadalah..!

Keserakahan juga ditandai denganjumlah lot waktu open posisi terlalu besar. Sebaiknya And harus pahami bahwa dengan hanya trade lot kecil maka jarak margin call membesar juga. Sehingga Anda bisa menjauhkan dari kesempatan bertemu dengan Mr. MC ini.

Tanda-tanda lain: Anda terlalu ambisius untuk menggapai profit besar dalam 1 kali open posisi. Anda harus selalu camkan bahwa dunia forex itu kejam. Dia tidak sungkan-sungkan membuat Anda miskin dalam 1 malam. Pokoknya, kalau Anda ingin kaya dalam semalam, ikuti sja kuis millioner di TV hihihihi...Ingat, forex adalah bisnis long term, gunakan target profit yang rasional. Ada kepedihan ketika mengembalikan modal dari loss menjadi profit atau minimal balik modal saja, membutuhkan waktu lama. Jadi, antisipasilah sebelum semua menjadi penyesalan.

6. Gunakan kesempatan untuk selalu belajar

Para pemula seringkali menganggap mudah dalam bertransaksi forex sehingga tidak mau lagi meluangkan waktu untuk belajar lebih jauh. Dengan terus belajar maka Anda akan mengetahui lebih jelas seluk-beluk transaksi di forex. Minimal saja, kalau Anda sekarang membaca dan belajar bagaimana kiat menghindari margin call, Anda akan lebih berhati-hati. Mereka yang tidak belajar, memiliki peluang untuk bertemu dengan Mr. MC ini.

Rabu, 23 Mei 2012

Apakah Ada EA Selalu Profit?? ----->>> Cari tahu dulu sebelum menggunakannya...



Dewasa ini, hal-hal yang sering kita anggap mustahil dan dianggap tidak bisa dilakukan ternyata bisa dijadikan kenyataan. Kita tahu tentang apa yang dilakukan oleh seorang ahli lampu dunia “Thomas Edison”. Pada awal mula dari pembuatannya, tak seorang pun mampu menjadikan bola lampu bisa menyala. Dan pada waktu itu penduduk kota setempat meremehkan hasil riset dari sang ahli ini.

Namun apa yang terjadi, si Thomas akhirnya mampu menjadikan bola lampu berpijar dan menyala terang. Itu salah satu dari kenyataan bahwa apa yang difikirkan manusia mampu menciptakan apa yang dia inginkan. Nah, sekarang ada tidak sih EA yang selalu profit. Jawabannya sudah pasti tentu ada. Yang menjadi pertanyaan lagi, EA bisa profit selamanya atau cuma profit sesaat. Inilah yang menjadi polemik dalam menggunakan EA dalam forex trading.

Perlu dilakukan riset dan pengalaman selama penggunaan EA. Disamping itu pula, faktor-faktor yang mendukung terjadinya profit suatu EA tidak terlepas dari beberapa masalah yang melingkupinya. Diantaranya masalah yang sering timbul dari terjungkalnya EA ke dalam kerugian adalah sebagai berikut :

Masalah EA
EA sendiri punya kendala dalam dirinya. Mulai awal pembuatannya, EA sudah diberi kemampuan untuk melakukan transaksi. Baik yang bisa mengacu pada indicator yang tertanam di dalamnya, maupun dari pembacaan strategi yang sudah di berikan ke dalam EA.

Terlepas dari itu semua, EA pun masih punya kelemahan dan kendala yang bisa memicu terjadinya Loss. Misalnya saja, ketika EA mulai terjun ke market, disitu EA di hadapkan oleh open posisi, padahal setiap harga bergerak, market berubah, EA pun harus siap-siap menerapkan SL dan TP nya. Bila TP sudah dilakukan, EA tidak dapat memodifnya kembali. Hanya ada dua pertanyaan, harga akan menyentuh SL atau TP.

Dari segi kode yang dilibatkan dalam pembuatan EA pun mempengaruhi dalam terjadinya suatu profit yang dihasilkan EA. Semakin banyak kode yang dibuat maka semakin kompleks pula strategi yang dijadikan EA untuk melakukan transaksi. Namun kode yang di ketikkan ke dalam EA menjadikan instruksi bagi EA untuk open posisi. Kode adalah pasti, begitu juga dengan perintah yang diberikan oleh kode ke dalam EA. Jika perintah yang di buat kode adalah sebuah kepastian yang selalu sama, itu artinya adalah perintah yang kaku. Nah ini menjadi masalah pada EA, padahal market itu dinamis.

Masalah Market
Dari permasalahan yang timbul dimarket, yang paling besar adalah terjadinya trend yang tiba-tiba atau sideway berkepanjangan. EA bisa profit karena ada spesifikasi khusus yang tertanam pada EA. ada EA memang bisa profit di sideway, atau ada EA yang bisa profit di saat trending. Tapi tidak ada EA yang bisa bekerja maksimal pada saat sideway dan trending. Itu artinya, masalah market menjadi pemicu kerugian EA.

Tidak hanya itu saja, saat market bergejolak, atau terjadi volately yang tinggi, maka EA pun akan mengalami kesulitan dalam mengidentifikasi market. Semakin susah EA menganalisa, kemungkinan semakin besar kerugian yang akan didapat.

Masalah Trader
Peranan trader dalam mengendalikan EA sangat dibutuhkan. Itu sebenarnya tidak lain hanya untuk mengontrol saat terjadi transaksi EA yang tidak terarah. Namun, bila EA berjalan sendiri tanpa bantuan dari trader, biasanya tidak bisa bertahan lama. Itu artinya, bantuan dari trader dalam mengendalikan EA masih diharapkan untuk meluruskan supaya EA bisa terus menghasilkan profit.

Tapi, bila trader sendiri merasa bingung, dan ingin mengontrol EA, secara otomatis EA juga akan kebingungan. Anggap saja begini, saat terjadi trend Buy, si trader akhirnya memutuskan untuk menset EA menjadi only buy. Tiba-tiba harga berbalik arah, EA tidak bisa open Sell karena sudah diset buy. Padahal EA harus mencover floating yang ada. Akhirnya EA mengalami Cut loss atau MC.

Masalah Broker
Broker sendiri ikut andil dalam menangani pada profit EA yang dihasilkan ini. Server pada account yang diterapkan EA tentu saja bergantung pada kekuatan server di broker. Semakin cepat transfer data yang diberikan server broker kepada EA, semakin bagus pula harga yang pesan. Itu artinya keterlambatan waktu pada saat transaksi, bisa membuat kerugian yang diderita oleh EA.

Tidak hanya itu pula, internet yang ada pada komputer saat trading pun menjadi masalah tersendiri. Dikala internet tidak jalan, sedang open posisi masih terbuka, EA tidak bisa mengendalikan sama sekali. Apa yang terjadi jika EA tidak mengcover lagi. Tentu SL atau MC yang akan di dapat.

Kesimpulan
EA akan selalu profit bila tidak terjadi kendala teknis maupun diluar teknis EA. dari masalah-masalah yang muncul, keberadaan EA sangat rentan dengan sedikit gejolak. Tidak hanya masalah pada diri EA, namun dari sisi market, trader, broker, dan masalah teknis lainnya menjadikan EA merasa kesulitan untuk selalu profit. Jadi bila Anda ingin mencari EA yang selalu profit, Anda harus menguasai dan mengetahui selalu masalah yang menghambat pada EA.

Sekedar sharing, semoga bisa membantu.
Salam profit!!!