Sabtu, 07 Desember 2013

Cara Menghitung Pivot Points - Support - Resistant Forex

Pengertian Pivot Point Dan Cara Menghitung PP Dalam Analisis Forex. Pivot Point adalah teknik yang digunakan untuk melihat secara objektif harga dalam kaitannya dengan bagaimana perilaku harga di masa lalu. Dalam Pasar Forex sering terjadi perubahan tingkat di mana perubahan sentimen pasar dari bullish ke bearish atau sebaliknya. 

Pivot Poin (PP) bekerja karena banyak investor dan operator di seluruh dunia menggunakan mereka dan mempercayai mereka. Hal ini juga penting untuk dicatat bahwa operator institusional (yang beroperasi untuk bank atau perusahaan besar) juga menggunakan jenis analisis ini . Hal ini juga diketahui oleh sebagian besar pedagang, pivot point adalah ukuran penting untuk mengukur sentimen pasar.

Rabu, 27 November 2013

Cara Atasi Situs Broker Forex Yang Diblokir BAPPEPTI

Selama beberapa hari ini rekan-rekan trader mulai sibuk mencari informasi seputar pemblokiran situs broker asing (luar negeri) oleh BAPPEBTI, berdasarkan informasi yang disampaikan tabloid KONTAN. Ada rumor menyebutkan bahwa itu sepertinya hanya kerjaan dari “golongan” tertentu dalam menjaring investor yang ingin bersaing secara tidak sehat dengan broker luar negri yang sudah teregulasi dengan baik di negaranya masing-masing.
Baca juga Thread di Salah satu Forum yang membahas masalah pemblokiran oleh BAPPAPTI iniDisini.

Selasa, 26 November 2013

PRINSIP SEORANG TRADER


1.   Trading sama dengan belajar dan merupakan proses yang berkelanjutan

2.   Keberhasilan dan kegagalan bergantung pada sikap, usaha, dan keyakinan

3.   Banyak Trader gagal karena bersikap hangat-hangat tahi ayam dan sekedar ikut-ikutan

4.    Trader yang jatuh akan merasa sakit, tetapi rasa sakit itulah yang membuatnya bangkit kembali

5.    Dalam falsafah orang cina, pedagang tidak boleh mengharapkan keuntungan pada saat baru memulai perdagangannya.

Kamis, 21 November 2013

TRADER AND SNIPER

Seorang penembak jitu memiliki keunggulan atas musuh-musuhnya, kesabaran mereka tak tergoyahkan, penguasaan senjata, dan kemampuan untuk tetap sadar mengendalikan pikiran dan tubuh mereka untuk jangka waktu yang lama dalam situasi stres tinggi. Kita bisa menerapkan konsep-konsep yang sama untuk trading Forex ...
 Forex trading sangat mirip ... Anda memerlukan senjata, Anda harus menguasai ini, Anda perlu mengembangkan dan memelihara disiplin diri dan kontrol, dan Anda harus menjalankan prinsip Anda sesempurna mungkin dalam menghadapi godaan "fluktuatif market". Sekarang ini, perdagangan Forex identik dengan medan perang yang memiliki tingkat stress tinggi.

Selasa, 22 Oktober 2013

Nasehat Untuk Trader Forex


“Keep It Simple but Smart” (KISS) Saat Anda belajar Trading forex maka Anda akan menemukan begitu banyaknya pilihan cara menganalisa dan sistem trading dari Trader lain. Namun Anda harus menetapkan sistem yang Anda gunakan sebisa mungkin yang sederhana dan mudah untuk Anda kuasai dalam bertransaksi forex.

Senin, 05 Agustus 2013

Fitur MT4 yang Mungkin Tidak Anda Ketahui




2Software MetaTrader (MT4) adalah software yang digunakan untuk bertrading baik itu forex, saham maupun komoditi, tetapi software MetaTrader (MT4) lebih umum digunakan di Forex Trading. Software ini dapat dijalankan di PC, Laptop, PDA, bahkan di Handphone. Pada perkembangannya, platform MetaTrader banyak mengalami perkembangan, sehingga terdapat MetaTrader5 atau sering disebut (MT5).

Sabtu, 27 Juli 2013

Tingkat Fibonacci Ekspansi

Kami telah melihat Fibonacci retracement di forex pelajaran sebelumnya ditarik antara 2 poin. Untuk plot Fibonacci retracement Levels kita menggunakan dua poin. Tetapi untuk merencanakan tingkat ekspansi Fibonacci kita menggunakan 3 bagan poin. Fibonacci Expansion Alat Apakah Diperoleh Untuk Perdagangan Forex pada The Metatrader 4, MT4 Platform.


Rabu, 17 Juli 2013

Fasapay Bekerjasama Dengan Broker AGEA


Setelah proses kerjasama dan integrasi antara FasaPay dan AGEA selesai, hari ini kami infokan 

secara resmi bahwa anda dapat menggunaka FasaPay sebagai sistem pembayaran pilihan di 

AGEA. 

Sistem Pembayaran FasaPay di AGEA melalui link ini: 

http://www.agea.com/index.ncre?page=payment-options


Terima Kasih

Jumat, 14 Juni 2013

Mengenal/Belajar Reversal Dan Retracement Fibonanci

Mengenal/Belajar Reversal Dan Retracement Fibonanci


Seandainya Anda bisa dengan mudah membedakan antara Retracement dan Reversal(Pembalikan) maka bukan tidak mungkin apabila Anda bisa membuat keuntungan dengan mudah dalam trading Anda.

Secara sederhana Reversal mudah dimaknai dari Arti katanya = pembalikan(Pergantian tren).
Sedangkan Retracement artinya adalah reversal sementara, atau temporary reversal.
Bisa dibilang sebuah Retracement yang kebablasan berarti Reversal :)

Bagaimana cara mengidentifikasi suatu Retracement dalam pergerakan harga(chart)


Cara pertama yang cukup populer adalah dengan menggunakan level fibonacci, umumnya nilai atau area retracement akan berkisar di 38,2 % 50,0 % dan 61,8 % sebelum arah bergerak melanjutkan tren secara keseluruhan. 
Jika pada kisaran tingkat ini mampu terlewati, kemungkinan besar akan terjadi pembalikan tren.
Untuk lebih jelasnya mari kita lihat ilustrasi gambar dibawah ini: 

Area dengan gambar ungu adalah level retracement, pada contoh pertama Retracement terjadi hingga di kisaran 68% level fibonacci, dan pada contoh kedua pada kisaran 50% level fibonacci.
Terlihat pula di gambar bahwa retracement adalah pembalikan tren sementara, untuk kemudian mengikuti tren induk/awal(dalam contoh gambar UpTrend/Bullish)

Jumat, 31 Mei 2013

MENENTUKAN HIGH LOW

Banyak orang yang masih berpikir bahwa menganalisa forex merupakan suatu hal yang rumit dan semua penuh dengan segala macam rumus matematika yang menakutkan. Beberapa orang bahkan rela membayar jutaan rupiah untuk mengikuti kursus-kursus pasar modal yang mempelajari analisa tehnikal dengan perhitungan grafik yang rumit dan bahkan memusingkan karena kita sendiri jadi bingung frame mana yang harus dipilih 1 menitan, 5 menitan atau harian/daily?


Sebenarnya jika kita berfikir logis, jernih dan tenang maka akan terlihat sesuatu yang tidak terlihat karena dikaburkan oleh segala macam tetek bengek indicator dan rumus yang rumit tersebut. Ingat rumus KISS (Keep It Simple Stupid), sebuah pedoman terbaik yang wajib diterapkan di segala bidang kehidupan.

Untuk sukses dalam trading Forex ada suatu prinsip dasar yang harus dipegang . Ingat anda bertrading ini artinya anda berdagang kalau anda berdagang berfikirlah dengan pola pikir seorang pedagang. Beli diharga murah lalu jual di harga tinggi ini adalah aturan nomor satu yang paling wajib diperhatikan. Tidak peduli apakah anda bermain saham, index, bursa komoditi, forex ataupun anda seorang pedagang konvensional, terapkan selalu prinsip tersebut.

Bertrading Forex memang berlangsung 24 jam non stop mulai berjalan dari market Australia sekitar pukul 04:00 WIB Dini hari lalu berlanjut pada pembukaan market Jepang mulai pukul 07:00 WIB pagi diteruskan pembukaan market eropa pada pukul 14:30 WIB sore hari dan diakhiri pada market Amerika yang buka pada jam 20:30 WIB malam dan ditutup sekitar jam 04:30 WIB dini hari.

Berdasarkan pada pengalaman, peran waktu atau sesi bertrading sangat berpengaruh pada hasil akhir kita menang atau kalah. Sekilas secara garis besar harga berjalan datar pada sepanjang pagi sampai sore hari waktu Indonesia bagian barat. Baru pada sesi market Eropa biasanya harga mulai menggeliat dan terbentuk dan puncaknya pada sesi market Amerika. Pada sesi market Amerika ada peluang besar untuk mendapat keuntungan besar dengan waktu singkat asalkan kita bisa memposisikan diri secara tepat.

Cara menentukan posisi Buy atau Sell

Setelah memperhatikan fenomena diatas maka sebaiknya kita bertrading pada waktu sesi market Amerika saja. Langkah pertama adalah menghitung range harga high-low masing-masing pairs mata uang pada hari itu.

Ada 4 macam mata uang yang umum diperdagangkan yaitu:

EURO – USD: Merupakan mata uang Negara uni eropa

GBP - USD: Merupakan mata uang Negara Inggris

USD - JPY: Merupakan mata uang Negara Jepang

USD -CHF: Merupakan mata uang Negara Swiss

Berdasarkan pengamatan rata-rata range harian

Cara menghitungnya selisih data High-Low setiap hari selama 1 bulan dibagi 22 hari kerja

EURO – USD: 115 POINT

GBP - USD: 150 POINT

USD - JPY: 90 POINT

USD -CHF: 130 POINT

Angka-angka diatas tidaklah mutlak baku tapi paling tidak jika pada saat kita akan entry dan range sudah sejumlah rata-rata tersebut paling tidak kita sudah pada jalan yang benar walaupun belum menjamin 100% kemenangan.

Jika kita perhatikan lebih seksama ada suatu pola tertentu yang saling berkaitan pada ke empat pasangan mata uang tersebut yaitu mata uang EURO-USD dan GBP-USD biasanya berjalan seiring berbanding terbalik dengan mata uang USD-JPY dan USD-CHF. Jika mata uang EURO-USD dan GBP-USD menguat maka biasanya mata Uang USD-JPY dan USD-CHF melemah . Demikian pula sebaliknya.

Tetapi perlu disimak lebih lanjut hal tersebut tidak selalu berjalan sesuai kejadian diatas ada kalanya salah satu nya bertahan sedangkan mata uang yang lainnya mengikuti pola yang sesuai biasanya. Jika terjadi demikian maka ada kemungkinan salah satu mata uang yang tertahan pergerakannya tersebut (mata uang yang berpola tidak seperti biasanya) telah berada pada titik terendah atau titik tertinggi harian dan telah mempunyai range harian yang sudah matang (sudah mendekati sama dengan atau lebih sedikit dari rata-rata range harian mata uang tersebut).

Tidak ada aturan khusus yang menyebutkan bahwa salah satu pasangan mata uang lebih gampang diperdagangkan semuanya mempunyai peluang yang sama hanya saja ada baiknya jika kita menyesuaikan dengan kekuatan margin kita.

Pergerakan pasangan mata uang Euro-Usd dan Usd-Jpy lebih stabil dengan kisaran range yang sekitar 100 poinan hal ini tentu saja menjadi lebih aman dimainkan dengan modal margin kita yang kecil dibandingkan dengan pasangan mata uang GBP-USD dan USD-CHF yang berkisar pada angka 200 poinan.

Dari kejadian yang telah saya amati dapat saya ambil kesimpulan bahwa sebenarnya uang atau modal spekulan kelas kakap seperti George Soros hanya diputarkan pada 4 pasang mata uang tersebut saja dimana selalu berusaha menyeimbangkan volume dan harga dari mata uang tersebut supaya pada akhir penutupan berjalan seimbang sesuai dengan rata-rata range high – low harian.

Arah pergerakan harga sebenarnya sudah terbaca dari pergerakan harga masing masing pasangan mata uang tersebut. Masalah pendekatan analisa secara fundamental dengan mencermati berita-berita ekonomi sebenarnya sudah tercermin dari pergerakan harga.

AWST

Selasa, 28 Mei 2013

KABAR GEMBIRA BAGI TRADER AGEA (MARKETIVA)....!!!!

KABAR GEMBIRA BAGI TRADER AGEA (MARKETIVA)....!!!!
Beberapa hari kedepan AGEA akan menambah FasaPay, Perfect Money sebagai Digital Currency tambahan selain WireTransfer, Skrill/Webmoney & E-Dinar dan kemungkinan Neteller di waktu beberapa hari kedepan. 


Mendaftar Fasapay Klik Banner dibawah ini



Minggu, 14 April 2013

APAKAH FOREX BISA DIJADIKAN PENGHASILAN/PEKERJAAN UTAMA ???


Mari kita pelajari dulu apa itu Trading For Living? Apa pentingnya? Mengapa Trading For Living begitu populer? Mengapa banyak orang ingin melakukannya? Trading For Living berarti bahwa trader melakukan beli jual (saham/forex/valas/komoditas) untuk memenuhi kebutuhan hidup. Trading For Living menarik karena trader memiliki kebebasan waktu dan tempat, tidak terikat jam kantor. Begitu banyak orang yang ingin Trading For Living . Apa saja sebenarnya yang diperlukan oleh seorang trader untuk melakukannya ? 

Untuk Trading For Living , pertama-tama kita harus menghitung biaya hidup setiap bulan. Yang namanya Trading For Living berarti trading untuk memenuhi kebutuhan hidup. Menarik ya :) Oleh karena itu sebelum bertindak lebih jauh, trader harus menghitung biaya hidup setiap bulan. Trader yang belum menikah atau hanya menghidupi dirinya sendiri membutuhkan sedikit biaya hidup. Selain biaya hidup, trader yang sudah berkeluarga tentunya harus memikirkan berbagai macam biaya darurat. Selain itu, trader juga harus menghitung berapa sisa penghasilan setelah dipotong biaya hidup untuk diinvestasikan ulang. Jika berkisar Rp 5.000.000 maka kita harus memperoleh penghasilan lebih dari Rp 5 juta. Kelebihannya untuk diinvestasikan sisanya, atau untuk biaya darurat. Biaya per bulan yang harus diraih menjadi target bagi orang yang ingin Trading For Living. 

Setelah menghitung biaya per bulan, hal kedua yang harus diperhatikan adalah : cek kemampuan trading / skill kita. Sebelum mulai Trading For Living sebaiknya cek dulu kemampuan trading kita beberapa bulan terakhir. Berapa % rata-rata profit yang sanggup kita hasilkan dalam setiap bulannya? Pada umumnya trader pemula yang sudah bisa menghasilkan rata-rata 2 - 5% per bulan, sudah bagus. Trader yang belum bisa profit konsisten sebaiknya jangan terlalu cepat memutuskan. 

Faktor penting ketiga yang harus diperhatikan sebelum Trading For Living adalah : cek modal yang kita miliki. Nah sekarang kita sudah tau berapa rupiah nominal yang harus kita kumpulkan tiap bulan untuk memenuhi kebutuhan hidup (target). Kita juga sudah tahu kemampuan trading kita rata-rata tiap bulan bisa menghasilkan profit berapa % (misalkan 5%). Dari kedua variable tersebut kita bisa menghitung berapa modal yang kita butuhkan. 

Gimana caranya dengan 5% profit, bisa dapat nominal profit melebihi yang kita butuhkan tiap bulan?(dalam contoh di atas adalah Rp 5 juta). Modal = 5 juta : 5% = 100 juta. > ini baru jumlah minimal supaya kebutuhan hidup kita terpenuhi lewat Trading For Living. Jika ingin mendapat lebih supaya bisa diinvestasikan ulang atau menyiapkan biaya untuk hal-hal darurat. Dari contoh di atas, kita harus bisa menghasilkan lebih dari 5 juta tersebut melalui Trading For Living. Masalahnya, ketiga unsur di atas meski terlihat sederhana namun sangat riskan jika 1 saja tidak terpenuhi. Bagaimana jika trader tidak bisa menghasilkan profit sejumlah biaya hidup sebulan via Trading For Living ? Kita tahu bahwa dalam setahun, ada bulan-bulan naik dan turun, seperti bulan Mei 2012 ini bursa saham cenderung turun. Market tidak selalu naik tiap bulan, sedangkan asap dapur harus terus mengepul. Bagaimana menyikapinya?

Seorang yang sudah komitmen untuk Trading For Living harus sudah mahir / bisa dibilang professional. Seorang trader professional, mengerti analisis teknikal dengan baik, bisa trading lebih dari 1 instrumen market. Jadi, seorang trader saham, bisa saja putar haluan ke instrument forex/komoditas, dan sebaliknya. Trader forex/komoditas, juga bisa memanfaatkan fluktuasi harga saham ketika sedang uptrend kuat. 

Disadur dari Kultwit tentang Trading For Living oleh Ellen May

Kalo Ane sendiri Trading is For Fun, Hoby & Happyness, bagaimana dengan anda sendiri ???

CARA MENGANALISA MARKET ALA AWST

Bagaimana cara mengetahui pergerakan harga dalam forex market? Kita bisa memprediksi arah market dengan cara menganalisa pasar. Nah, apabila kita mampu menganalisa arah market tentu akan mempermudah dalam memutuskan open posisi buy/sell. Sebuah analisa mendalam sangat dibutuhkan sebelum kita memutuskan untuk melakukan transaksi buy/sell. Karena, apabila kita melakukan open posisi (OP) tanpa menganalisa market, sama halnya kita berjudi/gambling dalam setiap transaksi trading forex yang kita lakukan. Apabila kita selalu berjudi dalam setiap keputusan trading yang kita ambil, tentu kita tidak bisa berharap bahwa forex trading merupakan sebuah bisnis yang mampu memberikan keuntungan besar. Karena ketidak tepatan kita dalam mengambil keputusan dalam setiap transaksi yang disebabkan oleh "judi" itu tadi, artinya kita telah memposisikan modal yang kita gunakan dalam sebuah resiko yang besar.

Apa tujuan dari analisa ini? Tak lain dan tak bukan adalah untuk memprediksi pergerakan forex market kedepan. Apakah nantinya market akan naik atau akan turun. Dan dari hasil analisa tersebut, baru kita bisa melakukan transaksi buy/sell. Dengan lebih percaya diri tentunya, ketimbang memprediksi pergerakan forex tanpa analisa terlebih dahulu. Dalam menganalisa forex market, tentu kita perlu objektif. Karena dengan keobjektifan kita, tentu hasil analisa yang kita dapatkan akan lebih logis tanpa adanya campur tangan emosi di dalamnya. 

Bagaimana cara menganalisa dalam trading forex? Ada beberapa hal yang kita perlukan untuk melakukan analisa. Antara lain :
1. Indikator Pengukur Keramaian Pasar.
Salah satunya yang bisa kita gunakan untuk mengukur keramaian yang sedang terjadi di pasar forex adalah dengan menggunakan indikator bollinger band.

2. Indikator Pengukur Kejenuhan Pasar.
Untuk mengetahui apakah pasar sedang mengalami kejenuhan atau sedang dalam kondisi bergairah. indikator yang saya gunakan indikator Zerolag MACD

3. Indikator Pengukur Tenaga Pasar.
Kita bisa menggunakan indikator volume untuk mengukur seberapa besar tenaga buy/sell yang sedang terjadi. Dari situ kita bisa mengetahui bagaimana kekuatan dari sisi buyer dan seller. Apakah sedang banyak trader yang sedang OP buy atau OP sell. kita bisa menggunakan indikator Buyer Seller Display

4. Garis Trend.
Garis trend digunakan untuk mengetahui apakah trend pasar saat ini tetap atau telah mengalami perubahan arah. indikator yang saya gunakan Megatron, Snake & Symphonie trendline

5. Garis Support dan Resistence.
Garis ini berfungsi untuk mengetahui apakah pergerakan harga telah mencapai batasnya atau masih tetap akan berlanjut. indikator yang saya gunakan Fibonaci retracement 

perangkat di atas adalah peralatan analisa yang biasa saya gunakan untuk menghasilkan sebuah prediksi pergerakan harga yang insya alloh akurat. Meskipun pada dasarnya ada lebih dari ratusan indikator yang bisa kita gunakan. Namun, karena kita hanya ingin mengetahui apakah market saat ini sedang bergerak lurus atau mungkin malah sedang balik arah, dengan perangkat tersebut sudah cukup.

Jika selama ini untuk menganalisa forex kita telah terbiasa menggunakan indikator lain selain dari perangkat yang saya sebutkan diatas, tentu tidak jadi soal. Selama hasil yang didapatkan telah sesuai dengan yang kita harapkan.

Nah, cara menganalisa forex dengan menggunakan perangkat diatas adalah termasuk dalam cara analisis secara teknikal. Trader yang cenderung sebagai day trader, short term trader (trader jangka pendek), scalper dan bahkan pemula, sering menggunakan analisis teknikal untuk menganalisa pergerakan market. Namun, tak menutup kemungkinan bagi seorang long term trader (trader jangka panjang), juga menggunakan analisis teknikal dalam kegiatan tradingnya.


Kembali lagi pada analisis teknikal. Ada beberapa pertanyaan dasar yang harus kita jawab dalam analisis teknikal forex yang kita lakukan. Antara lain :
1. Bagaimana kondisi pasar forex saat ini?
Kita harus tahu kondisi yang sedang terjadi pada market forex. Apakah sedang volatile atau sedang jenuh. Karena dengan mengetahui kondisi pasar, kita akan bisa menentukan apakah kita akan langsung melakukan transaksi atau mau menunggu signal yang lebih kuat dulu sebelum kita melakukan OP. Ada beberapa tanda-tanda yang bisa kita lihat untuk dijadikan patokan tentang kondisi pasar saat ini, yaitu :
- Pasar sedang sepi : ditandai dengan pergerakan bollinger band yang mendatar, volume transaksi kecil, dan body candle (pada candlestick chart) cenderung berukuran kecil-kecil. Nah, dalam kondisi pasar yang sedang sepi, sebaiknya kita tunggu sampai munculnya signal entry yang jelas.

- Pasar sedang volatile : ciri-cirinya adalah bollinger band yang melebar, dan volume transaksi yang semakin besar. Dan apabila kita lihat, body candle berukuran relatif panjang. Kondisi seperti ini, kita bisa langsung melakukan transaksi.

- Pasar sedang jenuh : jika pasar sedang mengalami kejenuhan, ditandai dengan nilai indikator yang berada pada nilai tertentu. Dan transaksi sebaiknya dilakukan jika signal balik arah telah muncul.

2. Pola grafik seperti apa yang telah dibentuk pasar?
Kita lihat, bentuk seperti apa yang telah dibuat oleh grafik. Lalu kita cocokkan dengan pola grafik yang telah diyakini dan dirumuskan sebagai tanda tertentu. Nah, apabila kita gemar menandai/mencatat pergerakan grafit, kita bisa pelajari catatan kita untuk melihat apakah yang akan terjadi jika muncul pola pergerakan grafik tertentu.

Kalau pola grafik yang terbentuk kelihatan sebagai pola yang sempurna, misalnya double top, kita bisa langsung melakukan OP. Nah, kalau ternyata grafik membentuk pola yang tidak beraturan atau tidak sempurna, kita bisa gunakan imajinasi kita untuk membentuknya menjadi pola sempurna dengan cara membayangkan pola grafik yang akan terbentuk beberapa saat lagi, turun atau naik. Dengan begitu, kita bisa memprediksi pola grafik sempurnanya akan terbentuk beberapa saat lagi. Dan kita tinggal menunggu signal entry untuk melakukan OP.

3. Apa yang sedang ditunggu?
Setiap kali melakukan analisis, seringkali kita tidak menemukan kapan saat yang tepat untuk masuk pasar. Untuk itu, kita perlu menunggu. Yang kita tunggu jelas signal entry kuat yang bisa kita jadikan patokan untuk melakukan OP buy/sell. Lalu, seperti apa bentuk signal yang kita tunggu? Bisa saja berupa signal breakout, signal balik arah, signal trend yang sedang dimulai, atau signal penyimpangan yang sedang terjadi di market. Semua signal tersebut bisa kita jadikan patokan sebagai entry point OP yang akan kita lakukan.

4. Dimana seharusnya stop loss dan target profit ditentukan?
Kalau kita sudah yakin telah menentukan entry point, selanjutnya kita tentukan exit point-nya yaitu menentukan stop loss dan target profit. Cara menentukan stop loss bisa dilakukan dengan menghitung besarnya resiko kerugian yang bisa kita tolerir/terima. 

Keempat pertanyaan dasar tersebut sangat penting. Karena apabila kita menjawab semuanya, kita bisa mempunyai gambaran yang lebih jelas kemana pergerakan arah pasar selanjutnya. Kapan akan masuk pasar dan kapan kita akan keluar pasar. Begitu pula kita akan bisa menentukan stop loss dan target profit. Tentunya semua itu adalah untuk kualitas trading yang kita lakukan.

Penjabaran diatas adalah cara menganalisa dalam trading forex yang biasa saya lakukan sebelum transaksi buy/sell. Cara ini bisa anda lakukan untuk meningkatkan kualitas trading kita semua. Sehingga kita bisa mencapai profit yang kita inginkan dan menghindari resiko yang lebih besar. 

Demikianlah cara analisa yang saya gunakan, bagaimana cara menganalisa Anda ? mari sama-sama sharing di forum TF4H

Semoga bermanfaat.... Salam profit

Senin, 11 Maret 2013

3 HAL PENTING YANG HARUS DIMILIKI SEORANG TRADER SELAIN MODAL



1.IQ = intelligence quotient (kecerdasan)
2.EQ = emotional quotient (emosi)
3.SQ = spriritual  quotient (agama)


Menurut Saya Seorang trader harus memiliki IQ yang baik sebagai modal utama menganalisa trend market tentunya untukmenentukan Open Posisi yang baik pula, tanpa memiliki IQ yang baik tentunya akan berdampak buruk terhadap aktifitas tradingnya kelak.

Seorang trader juga harus memiliki EQ (emosi) yang stabil, artinya seorang trader harus bisa mengendalikan emosinya sebelum, disaat dan atau diluar aktifitas trading, emosi yang stabil tentunya akan membantu memudahkan anda dalam menganalisa jadi aktifitas trading anda tidak membabi buta. Namun terkadang kekhawatiran, ketakutan, keserakahan, harapan, keyakinan, penyesalan dan kebahagiaan hadir bersama dengan emosi dalam proses melakukan aktifitas trading. disinilah pentingnya anda dapat mengendalikan emosi. Mengedepankan emosi pada saat trading, sama saja anda mengabaikan indera keenam, intuisi dan akhirnya menumpulkan wawasan anda dalam trading.

Yang terakhir ini yang paling pentingnya yaitu SQ (spritual/agama) sebagai benteng terakhir untuk menentukan Trader seperti apakah anda ? walaupun anda memiliki modal yang cukup banyak, anda pun memiliki kecerdasan yang baik dalam menganalisa, emosi pun sudah dapat anda kendalikan dalam trading, namun tanpa adanya pondasi agama yang baik maka anda akan menjadi seorang Trader yang jahat, egois, serakah, tamak, dll, contoh-contoh trader yang seperti ini banyak dan sering kita temukan di forum-forum forex yang rata-rata mereka adalah trader-trader yang telah memiliki kemampuan yang baik dalam trading namun mata dan hati mereka telah dibutakan oleh kekayaan.... diantara mereka ada yang melakukan aksi jual beli tehnik trading untuk mengeruk keuntungan berlipat padahal bukan dia penciptanya, tipu sana sini, bahkan sampai ada yang bawa kabur dana dari investor, dan masih banyak lagi perilaku buruk lainnya. naudzubillah...

Tulisan ini saya dedikasikan untuk khusus untuk diri saya sendiri dan seluruh Trader Indonesia dimanapun berada, semoga tulisan ini menginspirasi anda untuk menjadi trader yang baik dan bijak dimasa mendatang.....
Saya mohon maaf apabila ada kalimat atau tulisan ini kurang berkenan di hati anda

Salam Sukses.

Senin, 11 Februari 2013

BUY (penjara) SELL (jeruji besi)


Saya tidak bermaksud untuk menyurutkan semangat sobat TF4 memang tulisan ini agak bersifat keras semua namun ini amat sangat penting diketahui oleh seluruh trader, dan mudah-mudahan ini dapat menjadi prinsip anda juga dalam Trading nantinya, ambil pengalaman berharga dari tulisan saya ini ya.... Maaf bila kalimat/tulisan ini kurang berkenan si hati Sobat STI..... monggo disimak.. 

Banyak kisah pahit bermula dari forex ini, dan banyak kisah Senang pun berasal dari forex. Hanya sedikit Trader yang mau jujur terang-terangan mengatakan dirinya Floating, MC, LOSS dan Hanya sedikit kisah manis yang tersisa… Kisah apakah yang kita miliki sesungguhnya dari forex ini, Bray? Trader pemula sering Floating, MC, Loss dan ketika mulai konsisten profit mulai berpikir "wah modal $10 aja bisa jadi $100 ya, bagaimana kalau modal $100, $500, $1000 ??? Waaahhh pasti saya akan kaya raya HAHAHAHAHAHAHA" Nah terutama bagi teman trader yg bermodal minim mulai deh mereka berani hutang, mencari atau menerima investor sebagai cara untuk meningkatkan penghasilan dari Forex, yang mengherankan adalah mereka yang menjadi investor ternyata juga Trader hahahahahahaha, begitu juga dgn trader yg merasa sudah senior katakanlah mereka yang telah menekuni dunia forex sudah lama juga sama aja mulai berani menerima investor dalam kapasitas besar/over dosis, Nah ketika suatu saat LOSS menghampiri dan akhirnya mereka bener-bener masuk buy (penjara) dan sell (jeruji besi). Nah, saya tidak menginginkan kisah pahit tersebut menimpa Anda dan juga saya. Maka marilah (mari…) kita bicara dari hati ke hati sejenak, santai… otot kita kendurkan dan bicara dengan bahasa sederhana tentang forex atau trader forex. Sudah? Woke…!

"SAHABAT, JANGAN BUTAKAN HATI, PIKIRAN & KEIMANAN KITA HANYA KARENA INGIN MENDAPATKAN PROFIT...PROFIT...PROFIT BESAR, GUNAKAN MODAL SESUAI KEMAMPUANMU SENDIRI JANGAN PERNAH MENERIMA APALAGI MENCARI-CARI INVESTOR, PERCAYALAH ITU ADALAH GODAAN ANDA SEBAGAI TRADER. SYUKURI SAJA BERAPAPUN HASIL YANG DIDAPAT INSYA ALLOH NIKMAT BESAR AKAN MENGHAMPIRI.....AMIN" 

"TRADING MANDIRI AKAN MENJADIKAN ANDA SEBAGAI TRADER SEJATI"

Salam TF4

5 PRINSIP DASAR ANALISA TRADING FOREX



PRINSIP PERTAMA
“Tidak Ada Yang Tahu Kemana Dan Sampai Di mana Nilai Tukar Sebuah Pasangan Mata uang Akan Bergerak”

PRINSIP KEDUA
“Harga Bergerak Karena Adanya Transaksi-Transaksi Yang Dilakukan Pelaku Pasar“

PRINSIP KETIGA
“Kemana Kecenderungan Arah Pergerakan Harga Tergantung Sepenuhnya Pada Akumulasi Transaksi-Transaksi Yang Mendominasi Pada Saat Pelaku Pasar Bertransaksi Di Pasar Mata uang”

PRINSIP KEEMPAT
“Dominasi Transaksi Salah Satu Pelaku Pasar Akan Melemah Karena Dua Hal, Pertama Yaitu: Ketika Salah Satu Pelaku Pasar Tidak Dapat Menerima Harga Di Atas Harga Tertinggi atau Di Bawah Harga Terendah Yang Terjadi. Kedua Yaitu: Ketika Volume Transaksi Yang Dilakukan Pelaku Pasar Di Pasar Mata uang Jumlahnya Sedikit Atau Kecil. Dan Kecil Atau Sedikitnya Volume Transaksi Yang Terjadi Ini Kemungkinannya Hanya Disebabkan Oleh Dua Hal Yaitu, Pertama Mungkin Karena Pelaku Pasar Yang Aktif Di Pasar mata uang Saat Itu Memang Sedikit Dan Yang Kedua Mungkin Saja Pelaku Pasar Yang Aktif Saat Itu Banyak Tetapi Mereka Tidak Bertransaksi Karena Menunggu Saat Yang Tepat Untuk Bertransaksi Di Pasar Mata uang

PRINSIP KELIMA
“Dominasi Transaksi Dan Melemahnya Dominasi Transaksi Yang Terjadi Secara Akumulasi Membentuk Dua Kondisi Pergerakan Harga Yaitu Kondisi Trending Dan Kondisi Sideway. Kedua Kondisi Ini Secara Teknis Dapat Dilihat Dengan Mengamati Bentuk Distribusi Data Yang Terbentuk, Baik Secara Visual Maupun Menggunakan Prinsip-Prinsip Pengukuran.”

Indikator dan Godaan



Kebanyakan trader hanya fokus pada indikator. Mereka sibuk mencari “mana indikator yang profitable”. Kenyataannya, ada senior yang bisa profit hanya dengan satu Moving Average (MA), dan ada senior yang bisa profit hanya dengan satu Bolinger Band (BB). Lalu kenapa kita tidak bisa ???

Anda pasti pernah mendengar istilah “bekerjalah dengan pekerjaan yang sesuai dengan hobimu, maka kamu akan sukses disitu”. kalau dalam forex istilah ini menjadi “tradinglah dengan indikator yang cocok denganmu, maka kamu akan profit dengannya..”

Masalahnya, kebanyakan pemula masih belum mengerti bagaimana menggunakan indikator tersebut dengan baik dan benar. Saya jadi ingat dengan seorang teman yang memberi saya saran sederhana, “buka semua indikator, pilih 2 saja yang kamu suka, latihlah selama 2-3 bulan maka kamu akan menguasainya..”

Sebenarnya semua indikator itu sama saja, akan menghasilkan sinyal profit dan loss. Hal terpenting adalah bagaimana me”manage”nya.

Hal terpenting berikutnya adalah “menahan godaan” !!!

Kebanyakan trader tidak bisa konsisten dengan indikator yang digunakannya. Baru satu minggu sudah ganti lagi, ganti lagi.. Kalau begini, bagaimana anda bisa mengenali karakter indikator yang anda gunakan. Tentunya akan butuh waktu sampai anda mengenali karakternya..

Pastikan indikator yang anda gunakan adalah indikator yang cocok dengan anda, setelah itu konsistenlah !!! karena anda akan butuh waktu untuk mengenali karakternya.. kebanyakan trader tidak sabar menunggu sinyal datang, sehingga dia melirik indikator lain dan tradinglah dia, hahaha.. “tergoda” !!!

Kalau sudah pasang SL dan TP ya sudah, jangan dirubah-rubah. Kebiasaan trader pemula adalah meng-close transaksinya yang minus padahal belum menyentuh SL, yang pada akhirnya akan balik profit.. dan meng-close transaksi yang profit tapi belum TP padahal sudah pasang TP, haduh-haduh.. cape deh.. Bagaimana dengan anda ???

Senin, 04 Februari 2013

Cara Membaca Candlestick



Salah satu cara menganalisa secara teknikal adalah dengan membaca candlestick chart. Menurut analisa teknikal, dari data yang diberikan candlestick yang telah terbentuk,kita bisa memprediksi seperti apa candle selanjutnya yang akan terbentuk.

Apakah candle Naik atau Candle turun. Sehingga jika kita memiliki gambaran candle apa yang akan terbentuk, kita bisa mengambil keputusan apakah melakukan buy atau sell. 

So, Berikut ini cara membaca candlestick chart 

Secara psikology , candle terbentuk karena adanya tekanan penjualan dan dorongan pembelian. Perbedaan besarnya tenanan dan dorongan inilah yang kemudian menyebabkan bentuk candlestick berbeda satu sama lainnya. 

Kronologi terbentuknya candlestick : 

- Ketika ada banyak pembeli yang melakukan pembelian , harga market semakin meningkat sehingga pada akhir periode market ditutup diatas harga pembukaan, akhirnya terbentuklah candle Naik (hijau). Besarnya dorongan beli bisa diukur dari pergerakan market dari Low sampai Close . Semakin besar dorongannya , maka semakin besar body candle yang terbentuk . Sehingga besarnya body candle hijau ini menunjukan dominasi pembeli. 

- Ketika banyak trader yang melakukan penjualan , harga market semakin turun, sehingga pada akhir peiode biasanya nilai penutupan market dibawah harga pembukaan . Kondisi inilah yang menyebabkan candle yang terbentuk berwarna merah (turun). Pada candle Turun ( merah) tekanan penjual diukur dari High sampai Close. Semakin besar tekanan penjualan, maka harga akan semakin jatuh dan semakin membentuk body candle merah yang panjang. Sehingga besarnya body candle merah ini menunjukan besarnya dominasi penjual.



Untuk menentukan arah candle selanjutnya , ada beberapa yang harus di perhatikan . Yaitu : 

1. Perlawanan 
2. Percepatan gerak 
3. Perlambatan laju 
4. Percobaan Balik arah 
5. Konvergen

1. PERLAWANAN

Pointnya adalah ketika salah satu pihak mendominasi pasar maka candle akan bergerak searah. Misalnya ketika Pembeli mendominasi pasar maka candle akan terus searah naik. Selama tidak ada perlawanan dari penjual ( tidak ada penjualan yang berarti ) candle yang terbentuk mengikuti arah candle sebelumnya. Sampai suatu saat sebagian trader merasakan harga sudah terlalu tinggi atau sudah terlalu jenuh, maka muncul aksi penjualan sebagi bentuk perlawanan dari penjual . Salah satu penyebabnya adalah aksi profit taking .


Bentuk perlawanan ditunjukan oleh ekor candle .Ketika perlawanan lebih besar dari dominasi, maka selanjutnya pihak yang melakukan perlawanan lah yang menang dan akan terjadi pergantian dominasi pasar, sehingga trend akan balik arah.Dari sini kita bisa memprediksi bahwa candle selanjutnya akan balik arah juga.





2. CANDLESTICK PERCEPATAN

Body sebuah candle yang lebih besar dari candle sebelumnya menunjukan sebuah antusiasme . Maka ketika banyak trader yang berantusias membuka posisi, ini akan menghasilkan sebuah tenaga untuk menggerakan market jadi searah dengan jenis itu. Apalagi tidak ada perlawanan, maka kita bisa memprediksi candle yang akan terbentuk searah dengan candle yang membesar .



3. CANDLESTICK PERLAMBATAN

Kebalikan dari antusias, keraguan trader untuk membuka posisi menyebabkan market bergerak melambat. Keraguan ini muncul karena trader menilai market sudah terlalu tinggi terlalu rendah, kondisi jenuh atau market berada di zona support & resistance . Dengan tidak adanya trader yang membuka posisi , maka tidak ada tenaga untuk menggerakan market. Pada kondisi seperti ini kita harus siap siap membuka posisi balik arah, karena market akan diambil alih oleh salah satu pihak.



4. CANDLESTICK PERCOBAAN BALIK ARAH

Pada posisi market yang jenuh akan ada pihak yang mencoba mengakhiri trend yang terjadi, yang ingin membalik arah kan sebuah trend. Namun kadang kala usaha itu diawali dengan sebuuah test kondisi , yaitu mengetest apakah market benar -benar bisa dibalik arahkan atau tidak.

Ini ditandai dengan ekor candle panjang yang berlawanan dengan arah trend yang sedang terjadi. Kronologinya adalah sebelum periode berakhir seolah akan terbentuk candle yang berlawanan arah dengan candle sebelumnya .Menuju akhir period candle ditarik kembali dan ditutup menjadi searah dengan candle sebelumnya. 

Adanya percobaan balik arah ini mengindikasikan akan terjadi balik arah. Sehingga pada kondisi ini kita bisa bersiap siap membuka posisi yang melawan trend.



5. CANDLESTICK KONVERGEN




Perlambatan body candle dan sebuah perlawanan (nomer 2) menunjukan bahwa sebagian besar trader mengharapkan market balik arah. Namun ketika tiba-tiba muncul sebuah candle yang menunjukan antusias tetap searah dengan trend yang sedang terjadi (moner 3), ini patut dipertanyakan. Bisa diibaratkan ketika semua orang menginginkan satu hal, namun ada satu orang menginginkan hal yang berbeda ,maka jika dilihat dari tenaganya , tenaga satu orang ini sebenarnya kecil dan boleh dikatakan kosong,sehingga sangat mudah untuk dikalahkan.


Kondisi konvergen candle ini bisa juga terjadi karena ada pihak-pihak tertentu yang ingin mendapatkan harga yang terbaik, walaupun sudah tahu market akan balik arah , namun tetap saja menariknya menjadi lebih tinggi atau lebih rendah dulu untuk mendapatkan harga yang lebih baik, baru kemudian market dibalik arahkan.

Pada kondisi seperti ini , kita lihat indikator lainnya, jika indikator lain menyatakan konvergen juga,maka kita bisa membuka posisi yang berlawanan dengan trend yang terjadi.