Senin, 30 April 2012

Marketiva Berganti Nama Menjadi AGEA


Update: Marketiva resmi berubah nama menjadi AGEA dengan fitur-fitur baru. Baca selengkapnya...Share 

AGEA forex

Sejak tanggal 28 April 2012 Marketiva telah menggunakan nama baru AGEA. Perubahan ini dilakukan untuk memberikan pengalaman trading terbaik bagi para pengguna. Satu hal yang berbeda adalah pengguna bisa menggunakan metatrader MT4 sebagai platform trading tanpa menghilangkan/mengganti platform sebelumnya yaitu Streamster. Pengguna bisa memilih ingin memakai Streamster atau MT4. Selain dukungan metatrader Agea juga mendukung mobile trading melalui perangkat ponsel berbasis Android, Windows mobile, Iphone, dan lain sebagainya. Peralihan dari Marketiva ke AGEA ini tidak mengubah data account trading Anda di Marketiva dan histori trading sebelumnya. Yang perlu Anda lakukan adalah menginstall platform Streamster Agea dan login dengan username dan password yang sudah Anda miliki di Marketiva. Anda tidak perlu buka account baru lagi.
Apakah masih ada program bonus $5 untuk trader baru? Ya, masih ada. Semua pengguna baru akan mendapatkan bonus sebesar $5 yang bisa digunakan untuk trading.
Untuk download Streamster terbaru dan MT4 silakan menuju halaman download AGEA di: http://www.agea.com/index.ncre?page=downloads
Alamat situs marketiva.com dan halaman marketiva lainnya jika diakses akan dialihkan ke halaman situs baru Agea.com. Semua URL dan link terkait marketiva masih bisa digunakan, link tersebut akan otomatis dialihkan ke domain agea.com.

Tampilan web Agea:
Agea
AGEA Stremaster
agea streamster
Agea MT4
Agea MT4

Belum punya account di Marketiva/AGEA?, buka Account AGEA sekarang, gratis dan dapat bonus $5:

http://www.marketiva.com/?gid=47800

Jumat, 27 April 2012

Strategy Short Term dan Trader Pemula


Mayoritas trader Lama dan Baru cenderung trading secara short term (jangka pendek). Alasan kenapa hal ini terjadi adalah, karena minimnya modal dan kebanyakan dari kita tidak sabar untuk menunggu seharian untuk mendapatkan momen trading yang tepat – namun bisa jadi tangan anda gatal ketika sedang memandangi  Chart Trading:D
Untuk tipe trader seperti ini, mereka cenderung untuk mendapatkan profit sesegera mungkin. Mereka mungkin akan senang untuk meraih 10 pips selama 10 kali dalam satu hari daripada menuai profit 100 pips dalam 1 posisi dengan mengalami floating loss terlebih dahulu, pepatah bilang  sedikit-sedikit lama-lama jadi bukit. Strategi yang cocok untuk trader seperti ini adalah strategi momentum jangka pendek (Short Term).

Strategi trading momentum jangka pendek dan Trader pemula
Gunakan Style Line dan 4 buah indikator yang diperlukan untuk menggunakan strategi ini,
  1. Moving Average (MA)
  2. Bollinger Band (BB)
  3. Parabolic SAR (P-SAR)
  4. Moving average convergence/divergence (MACD) – setting default
Moving Average (MA) digunakan untuk membaca momentum pergerakan chart yang baru terjadi. Bollinger Band (BB) digunakan untuk menentukan batas atas dan batas bawah juga digunakan untuk memastikan arah trend. Parabolic SAR (P-SAR) digunakan untuk memastikan kapan kita harus mengambil open posisi yang sejalan dengan arah trend. MACD digunakan untuk mengukur kekuatan momentum dan menyaring signal yang salah.

Petunjuk menggunakan strategi momentum jangka pendek

Open posisi BUY
  • Setting chart anda dalam timeframe 5 menit zoom 125%.
  • Tunggu sampai chart memotong kedua indikator moving average, Titik merah P-SAR sudah berpindah ke bawah, Garis BB semakin menjauh dan cenderung membentuk lonjong ke kanan serta pastikan garis merah MACD Sudah memotong garis biru sehingga posisinya berada diatasnya.
  • Tempatkan stop loss pada harga low di garis yang memotong kedua moving average tadi.
Open posisi SELL




  • Setting chart anda dalam timeframe 5 menit zoom 125%.
  • Tunggu sampai chart memotong kedua indikator moving average, Titik merah P-SAR sudah berpindah ke Atas, Garis BB semakin menjauh dan cenderung membentuk lonjong ke kiri serta pastikan garis merah MACD Sudah memotong garis biru sehingga posisinya berada dibawahnya.
  • Tempatkan stop loss pada harga high di garis yang memotong kedua moving average tadi.


  • Logika dibalik strategi ini adalah, kita melakukan open posisi buy / sell ketika momentum berada di pihak kita. Strategi ini juga dapat digunakan oleh para long term trader untuk menentukan titik open posisi yang bagus.
    Bagaimana dengan anda? sudah pernahkah anda mencoba strategi ini?
    Silahkan sharing bersama-sama Mbah Katro disini :)

    Rabu, 25 April 2012

    Manajemen Resiko Dalam Forex Online Trading


    Sebuah usaha tidak akan pernah terlepas dari yang namanya resiko. Apapun usaha yang kita geluti pasti ada resiko yang terkandung didalamnya. Dengan demikian maka kita perlu cara untuk mengurangi resiko itu, cara tersebut dinamakan Manajemen Resiko. Artinya bagaimana kita dapat mengendalikan Resiko yang kita tanggung atau bagaimana meminimalisasi Resiko.

    Sebagaimana sudah dijelaskan pada pernyataan tadi, sebuah investasi, apapun jenisnya, memiliki resiko selain juga profit yang diharapkan. Resiko ini berupa kehilangan sebagian atau seluruh dana yang kita investasikan entah dalam waktu yang lama atau bahkan juga dalam waktu yang singkat. Dalam hitungan hari misalnya.
    Ada sebuah hukum yang berlaku secara umum dalam dunia investasi: sebuah investasi yang menjanjikan return besar, maka investasi tersebut memiliki resiko yang sama besarnya dengan return yang dijanjikan. Sebaliknya, jika Anda mencari investasi dengan resiko kecil, biasanya return yang ditawarkan juga kecil.
    Hal ini perlu dipahami mengingat tidak semua orang memiliki profil investasi yang sama. Ada orang-orang yang bertipe risk lover dengan alasan return yang dijanjikan juga besar. Sebaliknya, ada juga yang lebih mengutamakan keamanan dananya dan mencari investasi dengan resiko seminimal mungkin dengan konsekuensi return yang dihasilkan juga kecil. Orang-orang seperti ini biasa disebut risk averter. Tidak ada yang lebih baik satu sama lainnya. Itu kembali kepada karakter pribadi masing-masing investor.
    Ada beberapa jenis investasi yang memiliki resiko kecil di pasar finansial diantaranya deposito, reksadana terproteksi, Surat Utang Negara, dan tabungan. Yang bersifat high risk diantaranya adalah Saham, forex dan produk bursa berjangka.
    Bagaimana dengan forex trading? Karena tergolong sebagai produk investasi bursa berjangka (index, komoditi dan forex), maka forex trading tergolong investasi yang sifatnya high risk. Artinya forex trading tergolong memiliki resiko tinggi. Salah satu yang tertinggi diantara instrumen investasi keuangan lainnya.

    Faktor resiko yang harus Anda ketahui sebelum memulai forex trading :
    · Memiliki kemungkinan kehilangan dana 100%
    · Arus dana sangat cepat (very liquid)
    · Tidak ada metode trading yang dapat menjamin Anda pasti untung 100%.
    Ada banyak metode trading yang bagus namun tidak ada satu pun yang dapat menjamin pasti untung 100%. Forex trading bukanlah sebuah “quick rich scheme” yang dapat membuat Anda kaya mendadak tanpa harus bekerja keras. Tidak ada keberhasilan tanpa kerja keras. Kerja keras merupakan bagian yang tak terpisahkan dari mereka yang mengalami kesuksesan finansial dalam hidupnya. Termasuk mereka yang sukses melalui forex trading. Diperlukan kerja keras untuk mempelajari analisa dan perilaku pasar sehingga kita dapat
    Menebak arah pergerakan harga dengan akurat. Begitu juga diperlukan mental ekstra ketika hasil trading tidak sesuai dengan yang kita harapkan. Tanyakanlah pada trader-trader sukses yang Anda kenal, apakah mereka pernah mengalami jatuh bangun dalam trading mereka. Dan jawabannya hampir pasti adalah “ya”. Kesuksesan hanyalah disediakan bagi mereka yang mau berusaha dan belajar terus menerus meperbaiki dirinya. Nah berkaitan dengan resiko yang harus dihadapi jika kita hendak memulai investasi di forex, diperlukan kiat-kiat khusus untuk memperkecil, atau bahkan membalikkan posisi kita yang tadinya minus menjadi kembali positif dan memperoleh untung. Berikutbeberapa kiat dan manajemen resiko yang bisa Anda ambil:
    1. Cut loss
    Merupakan aksi menutup posisi Anda yang berlawanan dengan pergerakan harga di pasar forex. Cut loss digunakan untuk membatasi kerugian yang dialami sehingga tidak menimbulkan kerugian yang lebih besar lagi.
    Sebagai contoh:
    Katakanlah kita sedang membuka posisi kita pada GBPUSD Open Buy pada harga 1.8000. Membuka posisi Buy berarti kita mengharapkan harga naik melebihi 1.8000 sehingga kita memperoleh untung. Harapan kita harga bergerak misalnya hingga 1.8100 sehingga kita bisa memperoleh profit 100 point. Namun apa daya, ternyata harga bergerak berlawanan dengan yang kita harapkan. Ternyata harga bergerak turun terus menerus dari 1.8000 menjadi 1.7980 dan masih menunjukkan tendensi turun.
    Nah daripada kita mengalami kerugian lebih lanjut dan akhirnya mengalami margin call maka lebih baik posisi ditutup meskipun kita menanggung kerugian 20 point (1.8000 menjadi 1.7980 = -20 point). Aksi ini dinamakan cut loss yaitu menutup posisi yang merugi guna mencegah kerugian yang lebih besar.
    Detail Kasus Lainnya:
    Tuan A membuka posisi Buy GBP/USD pada 1.8850 dengan jumlah quantity 10000.
    Tuan A memprediksi bahwa tak lama lagi dia bisa melikuidasi posisinya tersebut pada1.8900. Oleh karena itu dia membuat Risk Manajemen untuk posisinya: Stop Loss di 1.8800 dan Stop Limit pada 1.8900. Ternyata harga bergerak turun tak menentu hingga kisaran 1.8820. Dengan segala pertimbangan, Tuan A ingin menutup begitu saja posisinya pada 1.8825. Sehingga Tuan A rugi 25 point (1.8825-1.8850 = -0.0025).
    Lalu bagaimana cara pasang stop loss? bisa anda pelajari di cara pasang stop loss.
    2. Switching
    Aksi ini mirip dengan cut loss, namun bedanya setelah menutup posisi kita yang merugi,kita membuka posisi baru dengan arah yang sama dengan pergerakan harga pasar. Pada kasus yang sama dengan cut loss diatas, maka kita menutup posisi kita di 1.7980 lalu kita membuka sebuah posisi baru Open Sell karena harga cenderung mengalami penurunan. Dengan demikian jikalau harga terus turun katakanlah mencapai 1.7900 maka secara keseluruhan kita mengalami loss 20 point namun memperoleh profit sebesar 80 points (1.7980-1.7900 = 80) sehingga total kita masih memperoleh profit 60 points.
    Contoh kasus :
    Mr. X memperkirakan harga akan NAIK. Jadi untuk mendapat keuntungan dia memutuskan membeli (Buy) dengan harapan harga akan naik sehingga dia bisa menjual dengan harga yang lebih mahal dan mendapat selisih Keuntungan. Tapi ternyata bukannya naik, malah TURUN harganya. Dan setelah analisa ulang, Mr. X berkesimpulan perkiraannya bahwa harga akan naik ternyata SALAH. Jadi apa yang harus dia lakukan ? Daripada melawan harga pasar dan menderita kerugian, lagipula harga akan turun lebih jauh dari sekarang Dia memutuskan menutup posisi Buy nya yang merugi dan kemudian membuka posisi baru Sell (dengan harapan harga akan turun). Dan ternyata harga terus turun sehingga dia mengalami keuntungan melebihi kerugian yang diterima di posisi Buy yang dia tutup sebelumnya. Kemudian dia menutup posisi Sell tersebut dan menerima keuntungan.
    Anda berminat mempelajari strategi forex switching? Bisa anda pelajari di strategi switching
    Tips Untuk Anda:
    * Lakukan hanya bila prediksi keuntungan switching melebihi nilai kerugian posisi pertama yang akan ditutup.
    * Kalau ternyata harga berubah ternyata sesuai dengan prediksi pertama, maka anda akan menderita kerugian 2 kali, yaitu posisi pertama dan posisi kedua juga.
    Detail Kasus:
    Tuan A membuka posisi Buy GBP/USD pada 1.8850 dengan jumlah Quantity 30000.
    Tuan A memprediksi bahwa tak lama lagi dia bisa melikuidasi posisinya tersebut pada 1.8900. Oleh karena itu dia membuat Risk Manajemen untuk posisinya: Stop Loss di 1.8800 dan Stop Limit pada 1.8900. Ternyata harga bergerak turun tak menentu hingga kisaran 1.8820. Dengan segala pertimbangan, Tuan A ingin menutup begitu saja posisinya pada 1.8825. Sehingga Tuan A rugi 25 point (1.8825-1.8850 = -0.0025).
    3. Locking.
    Tindakan locking dilakukan pada saat kita dalam keadaan floating profit / loss. Untuk mengurangi kerugian yang lebih besar atau mempertahankan keuntungan, kita kunci kerugian atau keuntungan tersebut dengan posisi yang berlawanan dengan posisi pertama. Sistem forex ini sering juga disebut dengan Hedging Position.
    4. Averaging.
    Suatu tindakan mengulangi posisi forex yang sama pada saat kita dalam keadaan folating loss, dimana posisi pertama dibiarkan terbuka.

    Selamat trading forex,

    Semoga di forex selalu konsisten profitnya.

    TIPS ANALISIS TEKNIKAL


    Tips-tips dalam melakukan analisis teknikal:


    •    Jangan menggunakan terlalu banyak indikator
    Kebanyakan trader pemula menganggap semakin banyak indikator yang mereka gunakan, maka semakin akuratlah prediksi mereka. Anggapan ini salah. Justru semakin banyak indikator yang Anda gunakan akan membuat Anda semakin bingung untuk mengambil keputusan. Yang perlu Anda lakukan hanyalah mengkombinasikan indikator, misalnya indikator untuk trend (MA misalnya) dikombinasikan dengan indikator osilator (contoh: RSI atau stochastics). Jangan terlalu banyak, cukup dua atau tiga macam saja agar Anda tidak bingung.

    •    Gunakan indikator yang dimengerti saja
    Ya, cukup yang Anda mengerti saja. Pelajari dengan seksama hingga Anda tahu bagaimana cara menggunakannya, lalu praktekkan. Jika Anda sudah merasa nyaman dan bisa mengumpulkan profit secara konsisten dengan indikator itu, jangan mencoba sesuatu yang belum pernah Anda buktikan profitabilitasnya.

    •    Simple is better
    Bagus atau tidaknya indikator bukan tergantung pada rumit atau tidaknya indikator itu, melainkan pada bisa atau tidaknya si trader menggunakannya. Semakin sederhana, maka semakin Anda mudah mengerti kegunaannya, artinya semakin mudah Anda tahu triknya, yang akhirnya semakin mudah bagi Anda untuk mengumpulkan profit. Logis kan?

    •    Banyaklah berlatih
    Belajar analisis ibarat belajar berenang. Tak akan mungkin bisa berenang jika hanya belajar teorinya tanpa ‘nyebur’ ke kolam. Untuk bisa melakukan analisis dengan baik, Anda harus mempraktekkannya. Meskipun Anda berlatih menggunakan demo account, perlakukanlah seperti layaknya real account, sehingga Anda akan terbiasa ketika bertransaksi sungguhan.

    PERBEDAAN TRADER PEMULA DAN PROFESIONAL



    Dinamika pasar adalah hasil resultante dari psikologi massa. Kita bisa menghasilkan uang karena mampu menguasai aspek ini. Sebagaimana yang sudah banyak diketahui, trading itu 90% adalah masalah mental. Winning lebih banyak ditentukan oleh bagaimana anda mempersiapkan mental dibanding teknik/gaya trading. Dan memahami cara orang lain berpikir dan mengambil keputusan justru lebih penting daripada memahami chart. Jika anda masih mengalami kendala dalam trading, mungkin sudah saatnya anda merubah fokus perhatian. Daripada hanya mengubah-ubah teknik, sebaiknya fokus kepada faktor penyebab utamanya. Terdapat beberapa perbedaan yang sangat jelas antara winning trader dan lossing trader.

    Trader Pemula
    1. Cenderung mengikuti orang banyak/massa (crowd follower): Mengikuti apa yang orang lain kerjakan (ikut-ikutan),  Nyaman jika keputusannya sama dengan orang banyak
    2. Menghindari resiko kecuali orang lain juga mengambilnya
    3. Mengira jika orang lain "buy" maka aman juga untuk "buy"
    4. Bertindak atas advis dari orang lain yang dianggap "expert"
    5. Cenderung membuat complicated proses trading dan mengabaikan kesederhanaan pasar
    6. Hampir selalu membuat dua kesalahan yang sama: buy/sell saat harga telah bergerak jauh secara signifikan (high risk) serta buy saat mendekati resistance dan jual saat mendekati support (low probability).

    Trader Pro
    1. Mengambil inisiatif (lead the crowd)
    2. Eliminasi semua subjective noise yang menghalangi proses pengambilan keputusan. Mereka tidak peduli pada apa yang dilakukan orang lain dan membuat keputusan berdasarkan seperangkat rule yang sangat mekanikal dan tidak terbawa emosi
    3. Mereka belajar untuk mengidentifikasi entry yang benar (proper entry) yang mana kebanyakan orang tidak memperhatikannya
    4. Mereka sell setelah suatu periode buying berjalan mendekati/masuk area resistance. Mereka jual Greed (tamak), ini untuk yang trading selain forex.
    5. Mereka buy setelah suatu periode selling berjalan mendekati/masuk area support. Mereka beli Fear (ketakutan)
     Trader yang sukses:
    • Dapat identifikasi peluang sebelum orang lain melakukannya
    • Eksekusi trading secara mekanikal

    Karakter Mental Yang Harus Dimiliki
    1. Percaya Diri
    2. Disiplin
    3. Sabar

    Diambil dari thread http://www.kgforexworld.com/showthread.php?t=152&page=7

    Selasa, 24 April 2012

    ISTILAH-ISTILAH FOREX SEDERHANA

    Forex
    adalah sebuah investasi yang memperdagangkan mata uang satu dengan mata uang lainnya. Merupakan singkatan dari Foreign Exhange atau pertukaran mata uang asing. Jika pada transaksi di money changer atau bank untuk jual beli antara US Dollar dengan Rupiah, maka disebut transaksi Forex 'Spot' (jual beli terjadi ditempat - serah terima terjadi di tempat). Transaksi Forex yang non-Spot adalah transaksi jual beli kontrak mata uang, jadi tidak langsung serah terima barang, hanya kontraknya saja.

    Lot, Kontrak Mini dan Kontrak Standard / Regular 
    Jika kita membeli minyak, ukurannya adalah liter, jika gula pasir maka ukurannya adalah kilogram. Untuk forex ukurannya disebut Lot. Berapa  sih besar 1 Lot itu? Jika di dunia Saham 1 Lot = 500 lembar saham, pada Forex 1 Lot = 10.000 mata uang bersangkutan, misal 1 Lot USD/JPY = 10.000USD dan 1 Lot GBP/USD = 10.000 GBP. Ukuran 1 Lot = 10.000 disebut Kontrak Mini, mengapa disebut Mini? Karena sebelumnya dalam dunia forex itu 1 Lot = 100.000 mata uang bersangkutan (disebut juga Kontrak Standard/Regular), kemudian karena tingginya minat dalam forex trading maka dibuat kontrak mini dimana 1 Lot = 10.000 mata uang bersangkutan

    Margin
    adalah jaminan dalam trading forex, anggaplah seperti Uang Muka pembelian sebuah rumah. Ketika Anda menyerahkan uang muka pembelian rumah sebesar 30 juta rupiah untuk rumah seharga 100 juta rupiah maka kita mendapatkan Kontrak perjanjian jual beli, secara hukum Anda pemilik sah rumah tersebut meskipun hanya memegang kontraknya. Kontrak ini dapat Anda jual pada harga penuh pada orang lain, misalnya menjadi 120 juta. Anda akan mendapatkan keuntungan bersih 20 juta (120 - 100jt). Hal yang sama berlaku dalam forex, yang diperdagangkan adalah kontrak mata uang, misal USD/JPY maka nilai 1 lot kontraknya adalah USD 10.000, untuk mendapatkannya kita cukup mengeluarkan margin (uang muka) sebesar USD 100.  Mengapa USD 100? Ini terkait dengan Leverage yang dibahas di bawah.
    Margin disetorkan saat membuka posisi dan kemudian akan dikembalikan saat menutup posisi, sama seperti transaksi jual beli rumah tadi. Anda menyetor uang 30 juta saat membeli kemudian dijual kembali seharga 120 juta, saat Anda menerima uang 120 juta, maka 100juta kita serahkan pada penjual pertama dan penjual mengembalikan uang muka (modal awal) sebesar 30jt dan kita memiliki uang 30 juta dari modal awal dan kelebihan 20 juta.

    Leverage
    Adalah daya ungkit dalam trading Forex yaitu rasio untuk menentukan berapa margin (uang muka) yang diperlukan dalam melakukan transaksi, dimana rasio tersebut akan dikalikan dengan kontrak size. Contoh: Leverage 1:200 pada kontrak mini account 10.000 maka margin yang digunakan adalah (1/200) x 10.000 = 50 satuan mata uang yang diperdagangkan.
    Misal membuka posisi USD/JPY sebesar 1 lot untuk kontrak mini, maka yang dibeli adalah 10.000 USD, margin yang diperlukan adalah sebesar 1/200 x USD 10.000 =  USD 50. Jika bertrading dengan GBP/USD maka margin yang digunakan adalah sebesar 50 Poundsterling. Untuk Standard account, kontrak yang digunakan adalah 100.000 dengan Leverage 1:100, jadi 1 lot USD/JPY = USD 100.000 dan margin yang diperlukan 1/200 x USD 100.000 = USD 1000

    Buy
    adalah posisi dalam Forex Trading untuk Beli dan dilakukan jika harga diperkirakan akan naik. Singkatnya beli saat murah dan jual saat mahal, keuntungan Anda adalah selisih antara harga saat beli dengan saat jual kembali

    Sell
    adalah posisi dalam Forex Trading untuk Jual dan dilakukan jika harga diperkirakan akan turun sehingga ketika harga turun Anda dapat menutup posisi Sell anda dengan Buy yang lebih rendah. Singkatnya seperti konsinyasi, kita jual terlebih dahulu dengan harga mahal (pinjam) dan kemudian kita beli kembali ketika harga murah, selisihnya menjadi keuntungan kita. Baca lebih jauh di Two Way Opportunity

    Order dan Posisi 
    Order adalah pesanan untuk membeli atau menjual pada harga tertentu namun jika Order yang disampaikan ternyata 'match' atau 'ada lawannya', contoh jika Anda order beli pada harga 9500 dan kebetulan ada yang mau jual pada harga yang sama, maka Order menjadi Posisi.  Jadi selama pesanan belum 'match' maka namanya tetap order namun sesudah 'match' maka sekarang menjadi Posisi. Untuk menjual kembali posisi yang sudah Anda miliki (tutup posisi) maka dapat dilakukan dengan melakukan Order kembali tapi dengan arah berlawaran (jika posisi Buy maka ditutup dengan Sell dan sebaliknya)

    Floating Loss/Profit dan Realized 
    Saat Anda mempunyai posisi beli di 9500 dan kemudian harga bergerak turun menjadi 9000, maka jika dihitung perkiraan kerugian Anda adalah 9000-9500 = -500. Namun nilai tersebut masih bisa berubah besok, entah bertambah turun menjadi 8700 atau kembali naik menjadi 9700. Nah, nilai -500 pada saat ini disebut Floating Loss (Rugi), jika nilainya positif, misalnya harga sekarang menjadi 10.000 maka selisihnya 10.000 - 9500 = +1000 disebut Floating Profit. Jika Anda memutuskan untuk menjual / menutup posisi Anda pada saat harga sedang 10.000, maka nilai +1.000 menjadi Realized Profit (bukan lagi Floating/mengambang tapi sudah menjadi Real/Nyata)

    Pip
    adalah nilai 1 poin naik atau turunnya pergerakan harga. Untuk mini account, nilai 1 poinnya adalah $1, untuk standart account adalah $10.

    Analisa Teknikal
    adalah sebuah analisa dalam Forex trading untuk mengukur pergerakan harga melalui grafik harga. Hal-hal yang patut diketahui dari analisa teknikal ini adalah trend, kejenuhan, support, ressisten, dan Pivot Point.

    Analisa Fundamental
    adalah sebuah analisa dalam Forex trading untuk memprediksi pergerakan harga berdasar berita-berita Fundamental. Berita Fundamental disini berupa berita ekonomi, poltik, dan keamanan yang mempengaruhi pergerakan harga.

    Resistance
    adalah batas harga atas yang merupakan harga psikologis, contohnya saat ini (tahun 2010) nilai tukar dollar adalah 9000 dan memiliki batas harga atas (resistance) 10.000 Rupiah, yang bisa diartikan kalau sampai harga tukar dollar menembus harga 10.000 rupiah maka ada kemungkinan akan naik terus menjauhi 10.000 tapi selama belum menyentuh 10.000 kemungkinan harga hanya akan bergerak naik turun di bawah 10.000.

    Support
    adalah batas harga bawah yang merupakan pasangan dari resistance (atas), contohnya saat ini (tahun 2010) nilai tukar dollar memiliki batas harga bawah (support) 8.500 Rupiah, yang bisa diartikan kalau sampai harga tukar dollar turun menembus harga 8.500 rupiah maka ada kemungkinan akan turun terus menjauhi 8500 tapi selama belum menyentuh 8500 kemungkinan harga hanya akan bergerak naik turun di atas 8500 (support) dan di bawah 10.000.(resistance)

    Senin, 23 April 2012

    KEISTIMEWAAN INDICATOR PARABOLIC SAR

    Parabolic SAR (SAR=stop and reverse; id:berhenti dan berbalik) adalah merupakan salah satu indikator dalam analisis teknis, dan metode ini diperkenalkan oleh J. Welles Wilder, Jr, dalam bukunya yang berjudul "New Concepts in Technical Trading Systems", guna menemukan gejala (trend) dalam harga pasar suatu saham atau sekuriti yang dapat digunakan sebagai indikator guna membuat order penghentian kerugian (stop loss order) berdasarkan gejala harga yang berada di antara rentang kurva parabolik selama gejala yang nampak amat kuat.
    Konsep Parabolic SAR ini berasal dari suatu pemikiran bahwa waktu adalah merupakan musuh, dan kecuali sekuriti tersebut dapat tetap menghasilkan keuntungan lebih banyak maka harus dilikuidasi. Indikator ini bekerja dengan baik dalam kondisi tren pergerakan harga namun dalam tren dimana tidak terdapat pergerakan harga (tren datar) maka menjadi kurang bermanfaat.

    KEISTIMEWAAN PARABOLIC SAR

    Ketika Trend Naik Maka titik SAR akan berada di bawah line. Di situlah kita akan melakukan Open Posisi Buy. Saran saya ketika Trend naik jangan mencoba melawan trend yang sedang terjadi dengan mengambil posisi Sell di khawatirkan harga akan kembali ke trend semula dank an membuat kita Loss Besar jika tidak memasang StopLoss. 

    Parabolic SAR juga memiliki keistimewaan lain yaitu titik SAR tersebut dapat di jadikan area untuk memasang StopLoss. Jadi StopLoss di pasang di titik SAR pertama. Dan kita bisa menaikan stop los ketika harga terus naik untuk melindungi Profit. Atau kita bsa menggunakan trailing Stop. 

    Down Trend
    Ketika Trend Turun Maka titik SAR akan berada di atas Candle Stick. Di situlah kita akan melakukan Open Posisi Sell. Saran saya ketika Trend Turun jangan mencoba melawan trend yang sedang terjadi dengan mengambil posisi Buy, di khawatirkan harga akan kembali ke trend semula dank an membuat kita Loss Besar jika tidak memasang StopLoss.

    trading tanggal 23 April 2012 Line Chart menggunakan indikator kombinasi Bollinger Band dan Parabolic SAR
    Billing Marketiva tgl.23 April 2012


    Gambar di atas  adalah tampilan grafik Line Chart, Bollinger Band dan telah dikombinasikan dengan indikator Parabolic SAR. Pada dasarnya indikator Parabolic SAR berupa titik-titik yang tersebar diatas atau dibawah pergerakan Harga yang terjadi setiap waktu.


    Fungsi dari titik-titik tersebut adalah sebagai penahan harga, artinyajika titik parabolic SAR berada diatas, maka harga akan cenderung turun untuk beberapa waktu ke depan, demikian juga sebaliknya jika indikator parabolic SAR berada dibawah, makaharga akan memiliki kecenderungan untuk naik dalam beberapa waktu kedepan. dengan menggunakan indikator parabolic SAR kita juga dapat mengambil momen ketika terjadi pembalikan arah harga. caranya adalah dengan melakukan pengamatan sebagai berikut :


    1. Ketika indikator prababolic SAR berada diatas, maka pergerakan harga cenderung turun. amati terus dan jangan melakukan apa-apa sampai suatu saat line chart akan menyentuh titik parabolic SAR. pada saat itu terjadi secara otomatis titik parabolic SAR akan berpindah ke bawah. Saat itulah terjadi sinyal beli (Buy) karena harga akan didorong oleh titik parabolic SAR agar bergerak naik. Lakukan Transaksi BUY dan dapatkan keuntungan beberapa point dari transaksi tersebut.


    2. Hal yang sama juga berlaku ketika titik-titik parabolic SAR berada dibawah artinya harga akan didorong untuk terus naik. amati hingga suatu saat harga akan turun sehingga Line Chart akan menyetuh titik parabolic SAR. Ketika itu terjadi maka dengan sendirinya titik parabolic SAR akan berpindah ke atas. Saat itulah terjadi sinyal jual (Sell).  Lakukan transaksi SELL dan dapatkan keuntungan beberapa point dari transaksi tersebut.


    PENTING.....!!!!!!!
    Saran saya ketika Trend Turun jangan mencoba melawan trend yang sedang terjadi dengan mengambil posisi Buy, di khawatirkan harga akan kembali ke trend semula dan akan membuat kita Loss Besar jika tidak memasang StopLoss. Begitu pula Sebaliknya....


    Semoga bermanfaat....GO TRADE....!!!!!

    Selasa, 17 April 2012

    MEMULAI TRADING FOREX MARKETIVA


    Memulai Trading
    1. Setelah menginstall software trading Streamster, bila anda belum memahami dasar bertrading forex dan istilah-istilahnya maka sangat disarankan untuk membaca ulang "Tutorial Dasar Trading Forex (Valas)" dan "Memulai Trading dan menghasilkan uang" pada halaman "Cara menghasilkan uang di forex"
    2. Setelah memahami istilah, perhitungan profit/loss, dan dasar-dasar forex maka anda dapat membaca artikel lanjutan mengenai"Belajar Cara Menganalisa Chart ala Kang Gun (KG)".

      Silahkan klik di SINI untuk memulai belajar menganalisa chart dengan Teknikal Analisis ala KG
    3. Untuk memulai trading, silahkan login ke software Trading Streamster dengan cara klik 2x pada icon Marketiva.

      Marketiva at BelajarForexPro.com
    4. Masukkan data UsernamePassword, Tick pada "Remember my password" jika anda menggunakan komputer pribadi agar lain kali tidak perlu memasukkan password setiap kali login. (Jangan centang jika anda menggunakan public computer / cyber cafe / warnet agar account anda tidak dihack)

      Klik Sign In

    5. Setelah anda berhasil login, silahkan mencoba melakukan order, menutup posisi, dll. Jika tidak mengerti / bingung silahkan bertanya ke customer support (user dengan tanda "i" atau segitiga di depan nickname) yang sedang online (24 jam 5 hari seminggu).

      Caranya klik tombol "Groups" dalam Tab "Discussions" di sebelah atas software trading, lalu klik channel "Support" atau"International Support", kemudian klik OK. Ingat BUKAN channel"International". Customer Support hanya akan melayani tanya jawab mulai Senin pukul 4 pagi WIB (GMT+7) (DST) / 5 pagi WIB (EST) hingga sabtu 4 pagi WIB (GMT+7) (DST) / 5 pagi WIB (EST)

      Customer Support :
      Marketiva Support at BelajarForexPro.com
    6. Waktu trading forex menggunakan uang Real (LIVE) adalah mulaiSenin pukul 4 pagi WIB (DST) / 5 pagi WIB (EST) hingga sabtu 4 pagi WIB (GMT+7) (DST) / 5 pagi WIB (GMT+7) (EST) (Bila menggunakan New York Time Zone adalah mulai 17.00 Minggu hingga 17.00 Jumat). Untuk trade menggunakan uang Demo (Virtual) adalah 7 hari seminggu.

      Ingat sewaktu trading, perhatikan baik-baik jumlah "Available Margin" di bagian "PortFolio Tab". Pastikan Available Margin (ketersediaan dana untuk menahan loss). Jangan sampai mendekati 0 ! Karena jika sampai 0 semua posisi open anda satu per satu akan diCLOSE otomatis (Terkena Margin Call) oleh broker secara PAKSA. Artinya anda bisa rugi besar jika dana / margin anda tak mencukupi. Karena itu sangat kami tekankan agar anda menghitung baik baik kecukupan modal dan jumlah lot (quantity) yang anda gunakan. Jika terlalu besar maka sangat berbahaya ! Agar aman gunakan sekitar 10%-50% modal anda. Contoh modal $1000, maka gunakan lot $100 (10% dari 1000), yaitu quantity 10.000 jika anda trade forex (1:100). Jika anda ingin menggunakan margin $200 (20% modal dari modal $1000) maka rumusnya adalah 100x margin yang ingin anda gunakan = 100 x 200 = 20.000 quantity. Hal ini berarti $800 sisanya adalah "Available Margin" anda. Penjelasan tentang Margin Call dapat anda temukan di Tutorial Forex 2.

    Tutorial Forex Marketiva - Cara Order Forex


























    Ada 4 window utama dalam Software Trading Marketiva (Streamster) :
    • Window nomer (1) berisi Tab "Forex", "Fund", "Indexes", dan "Commodities". Jika anda ingin trade Forex maka anda dapat mengklik Tab yang bersangkutan (Forex), begitu juga halnya jika anda ingin mentradingkan instrumen lain misalnya Fund, dsb.

    • Window nomer (2) berisi Tab "Charting", "Discussion", dan "Latest News". Tab Charting berisi chart/grafik untuk memantau pergerakan harga instrumen trading berdasarkan skala waktu yang ditampilkan di charting. Sumbu x mengacu pada tanggal dan waktu sementara sumbu y mengacu pada harga instrumen yang dipilih. Pergerakan harga instrumen dapat ditampilkan dalam berbagai bentuk, seperti curva, bars dan candlesticks yang ditampilkan dari kiri ke kanan. Tab Discussion untuk chatting dengan trader Marketiva, sedangkan Tab Latest News berisi berita-berita ekonomi terbaru.

    • Window nomer (3) berisi Tab "Portfolio" dan "Alert". Tab Portfolio menampilkan posisi instrumen pasar dan dana yang anda miliki, di bagian tersebut ada live trading desk yaitu dana real anda, dan virtual trading desk adalah dana virtual untuk simulasi trading, serta default desk adalah tempat untuk menyimpan dana apabila anda telah melakukan deposit atau akan melakukan withdrawl. Ketika baru mendaftar, setiap user mendapatkan dana gratis baik live maupun virtual, Anda bisa melihat dana gratis yang anda miliki tersebut di live trading sebesar $5 dan di virtual trading sebesar $10,000.

      Tab Alerts akan memberitahukan anda tentang peristiwa pasar saat ini atau yang akan datang. Alerts akan keluar 5 menit sebelum jadwal peristiwa tersebut berlangsung. Banyak sekali bahasa singkatan berbeda yang digunakan untuk menjelaskan pemberitahuan alert. Singkatan-singkatan ini ditujukan untuk institusi ekonomi, instrumen, bisnis, laporan, proses-proses, dll. Anda dapat menemukan informasi detail dan istilah-istilah yang mirip dan singkatan-singkatan di situs web http://www.wikipedia.org/

    • Window nomer (4) berisi Tab "Orders", "Trades", Positions" dan "Account Center". Tab Orders berisi Pending order dan Take Profit / Stop Loss yang aktif. Sedangkan Tab Trades berisi Status Order anda, yaitu sudah tereksekusi atau belum (Dapat anda abaikan karena tak penting). Tab Positions berisi order anda yang telah open atau pun yang telah closed. Tab Account Center berisi segala informasi tentang account anda, tempat untuk melakukan deposit/withdrawal, data profil anda, dan lain sebagainya.
    Cara Melakukan Order




    Dari Tab "Forex" di atas dapat kita lihat data-data sebagai berikut:

    • Currency Pair : Instrumen Trading yang tersedia
    • Last : Harga yang terakhir kali ditransaksikan
    • Bid : Harga jual ke Marketiva
    • Offer : Harga beli ke Marketiva
    • Change : perbedaan harga sekarang dengan harga pembukaan pukul 17.00 waktu new york
    • High : Harga tertinggi hari itu
    • Low : Harga terendah hari itu
    • Time : waktu dari update harga
    • Open : Harga pembukaan hari itu (update pukul 17.00 waktu new york)
    • Close : Harga penutupan hari itu (sedang berjalan)
    Cara termudah untuk memulai trading di harga saat ini (market) adalah dengan mengklik pasangan mata uang yang ingin anda beli di "Forex" Tab. Klik offer untuk open buy /Long atau bid untuk open sell /Short. Ketika window Send Order muncul, anda bisa set ke Quantity 1 atau berapapun yang anda mau dan men-set kolom Desk menjadi Live trading (trade dengan uang nyata) atau Virtual Trading (Simulasi). Ketika anda meng-klik OK, order tersebut akan masuk ke market.




    Untuk melakukan pending order adalah dengan mengganti Price Typemenjadi Limit atau Stop.


    Send Order Window :

    • Instrument : Pasangan Mata Uang (pair) yang ditradingkan
    • Price: Harga Open Order (bila anda menggunakan Price Type Market maka kolom Price tidak dapat diganti karena anda order pada harga sekarang. Jadi anda harus mengikuti harga market saat ini. Untuk order harga pada harga di atas atau di bawah harga saat ini gunakan Price Type : Limit atau Stop
    • Duration : Adalah masa berlaku untuk pending order (tidak berlakuuntuk Market Order yang Price Type nya adalah Market). Fungsi dari Duration adalah otomatis mengcancel Pending order bila masa berlaku yang anda set telah expired / kadaluwarsa. Untuk mengeset Duration anda juga harus mengeset Duration Type ke Good Till Date. Duration tidak harus diset bila anda menggunakan pending order (Duration Typedapat anda set default ke Good Till Cancelled, yang berarti pending order itu akan selalu aktif tanpa ada batas expired).
      Sedangkan bila anda ingin menggunakan expired date untuk pending order, maka silahkan set Duration sesuai dengan tanggal yang anda inginkan, dengan sebelumnya set Duration Type ke Good Till Date.
    • Quantity : Adalah contract size atau lot yang anda gunakan. Satuannya adalah quantity yang berarti :

      • Quantity 100000 adalah sama dengan 1 regular lot (pada platform metatrader sama dengan 1 volume)
      • Quantity 10000 adalah sama dengan 1 mini lot (pada platform metatrader sama dengan 0.1 volume)
      • Quantity 1000 adalah sama dengan 1 micro lot (pada platform metatrader sama dengan 0.01 volume)
    • Exit Stop-Loss : Adalah Harga Stop Loss yang anda inginkan (maksimum titik harga rugi yang anda inginkan) . Jarak Stop Loss adalah minimum 8 point dari Harga Open. Ingat Exit Stop Loss adalah dalam satuan harga (bukan dalam Point !). Stop Loss dapat dikosongkan dan diisi kemudian.
    • Desk : Adalah pilihan desk apakah anda menggunakan dana real (live)atau dana simulasi / demo (virtual). Untuk menggunakan dana live untuktrade forex, gunakan desk live forex sedangkan untuk dana demo untuk trade forex gunakan desk virtual forex. Untuk trade instrument fund, gunakan desk live fund untuk trade fund dengan uang real, sedangkan untuk demo gunakan virtual fund.
    • Buy / Sell : Pilih Buy bila anda memprediksi harga akan naik. Dan pilih Sell bila anda memprediksi harga akan turun
    • Price Type :

      • Market : Order pada harga yang berlaku saat ini
      • Limit : Untuk Buy di bawah harga sekarang gunakan Price Type :Limit lalu set Buy / Sell : Buy. Untuk Sell di atas harga sekarang gunakan Price Type : Limit lalu set Buy / Sell : Sell.
      • Stop: Untuk Buy di atas harga sekarang gunakan Price Type : Stoplalu set Buy / Sell : Buy. Untuk Sell di bawah harga sekarang gunakan Price Type : Stop lalu set Buy / Sell :Sell.
    • Duration Type : Adalah type durasi / masa berlaku khusus untuk pending order (karena market adalah bukan pending order, maka duration type tidak berlaku)

      • Good Till Cancelled : Adalah untuk default setting dari untukDuration Type. Dalam arti pending order tidak memiliki masa expired (kadaluwarsa) dan hanya akan dibatalkan hanya bila anda cancel manual.
      • Good Till Date : Adalah untuk mengeset masa expired (kadaluwarsa) dari pending order yang masih aktif (belum open).Setelah mengeset ke Good Till Date, silahkan isi tanggal expire pending order pada bagian Duration
    • Quantity Type : Adalah Type Quantity / Contract Size yaitu Full atau Partial. Untuk sementara yang dapat digunakan hanya Quantity Type :Full saja.
    • Exit Target : Adalah Harga Take Profit yang anda inginkan.(maksimum titik harga profit yang anda inginkan). Jarak Exit Target adalah minimum 8 point dari Harga Open. Ingat Exit Target adalah dalam satuan harga (bukan dalam Point !). Exit Target dapat dikosongkan dan diisi kemudian.
    Untuk melakukan editing Take Profit atau Stop Loss level adalah dengan cara mengklik di position ID open order anda lalu klik "Change"





    Jika anda masih tidak mengerti / bingung silahkan bertanya ke customer support (user dengan tanda "i" atau segitiga di depan nickname) yang sedang online (24 jam 5 hari seminggu).

    Caranya klik tombol "Groups" dalam Tab "Discussions" di sebelah atas software trading, lalu klik channel "Support" atau"International Support", kemudian klik OK. Ingat BUKAN channel"International". Customer Support hanya akan melayani tanya jawab mulai Senin pukul 4 pagi WIB (GMT+7) (DST) / 5 pagi WIB (EST) hingga sabtu 4 pagi WIB (GMT+7) (DST) / 5 pagi WIB (EST)

    Customer Support :

    Marketiva Support  at BelajarForexPro.com

    Ingat sewaktu trading, perhatikan baik-baik jumlah "Available Margin" di bagian "PortFolio Tab". Pastikan Available Margin (ketersediaan dana untuk menahan loss). Jangan sampai mendekati 0 ! Karena jika sampai 0 semua posisi open anda satu per satu akan diCLOSE otomatis (Terkena Margin Call) oleh broker secara PAKSA. Artinya anda bisa rugi besar jika dana / margin anda tak mencukupi. Karena itu sangat kami tekankan agar anda menghitung baik baik kecukupan modal dan jumlah lot (quantity) yang anda gunakan. Jika terlalu besar maka sangat berbahaya ! Agar aman gunakan sekitar 10%-50% modal anda. Contoh modal $1000, maka gunakan lot $100 (10% dari 1000), yaitu quantity 10.000 jika anda trade forex (1:100). Jika anda ingin menggunakan margin $200 (20% modal dari modal $1000) maka rumusnya adalah 100x margin yang ingin anda gunakan = 100 x 200 = 20.000 quantity. Hal ini berarti $800 sisanya adalah "Available Margin" anda. Penjelasan tentang Margin Call dapat anda temukan di Tutorial Forex 2

    Tutorial Forex Marketiva - Deposit

    Deposit Account Trading
    1. Bila anda ingin menambah dana account trading anda (deposit), ada 2 cara yaitu:
      1. Mata uang elektronik (e-currency)
      2. Transfer bank (Telegraphic Transfer / Wire)


      Untuk menambah dana (deposit/top up) ke account trading anda, kami menyarankan anda lebih baik menggunakan e-currency Liberty Reserve karena e-currency lebih ekonomis / murah dan memerlukan waktu lebih singkat dalam proses deposit atau withdrawal.

      Bandingkan dengan cara Transfer Bank yang membutuhkan sekitar$20-$25 untuk transfer ke luar negeri dan biasanya untuk penarikan dana dikenakan sekitar $40. Proses Transfer Bank memerlukan 2-7 hari kerja (Sabtu dan Minggu tak dihitung)

      Jika anda ingin melakukan deposit / top up sebaiknya menggunakan Liberty Reserve karena cara pendaftaran yang relatif mudah, aman (password 3 lapis), dan biaya rendah (maks fee $2.99).
    2. Sebelum melakukan deposit dengan Liberty Reserve, anda harus membuka account (rekening) Liberty Reserve.

      Silahkan membaca panduan pendaftaran account Liberty Reserve :
       Panduan dan Tutorial Liberty Reserve (PDF)

      Download Adobe Acrobat untuk membaca PDF Format
    3. Untuk mengisi rekening Liberty Reserve anda yang masih kosong, silahkan membeli Liberty Reserve dari exchanger (merchant jual beli e-currency). Jadi anda cukup mendaftar account di exchanger. Setelah mendaftar anda dapat membeli Liberty Reserve dengan cara transfer menggunakan internet banking, ATM, ataupun mobile / sms banking dari bank anda ke rekening bank exchanger (Pastikan exchanger anda terpecaya untuk memastikan dana anda aman, contoh :

      ProChanger.com - Merchant / Exchanger Digital Currency (E-Currency). Melayani Jual Beli & Tukar Liberty Reserve (LR), WebMoney, dan FCMarket-FxPro



      Skema pembelian e-currency : (untuk deposit)
      Anda bayar dalam bentuk Rp atau USD ke rekening bank Exchanger ----> Exchanger mengirim e-currency ke rekening e-currency anda ----> Dana masuk ke Rekening e-currency dalam bentuk e-currency (mis Liberty Reserve)

      Skema penjualan e-currency : (untuk pencairan e-currency ke Rupiah atau USD)
      Anda bayar dalam bentuk e-currency ke rekening e-currency Exchanger ----> Exchanger mengirim RP atau USD ke rekening bank anda ----> Dana masuk ke rekening bank anda dalam bentuk Rp atau USD

    1. Setelah dana yang dibeli dari exchanger masuk ke Account Liberty Reserve, maka anda harus melakukan deposit ke Account Trading

       Klik di sini untuk deposit dengan Liberty Reserve.

      Cara alternatif untuk melakukan deposit jika anda telah login ke Software Trading : klik "Home" di bagian bawah kanan platform trading, lalu pilih Tab Account Center => Deposit Funds. Pilih menu "Deposit by Liberty Reserve". Isikan kolom "Sender Account No" dengan Nomer Account Liberty anda, dan tidak perlu mengubah nama pada kolom "Sender Name". Biarkan saja default tanpa diubah.

      Jika cara di atas tak berhasil, silahkan melakukan deposit Liberty Reserve secara Manual dengan cara masuk ke website Liberty Reserve di http://www.libertyreserve.com dan melakukan Login. Setelah itu anda bisa mengecek balance (saldo) Liberty Reserve anda di halaman utama "(Account)", lalu untuk melakukan deposit silahkan klik menu "Transfer"

      1. Isi kolom "To Account" dengan nomer account Broker Forexnya. Pastikan anda bertanya ke customer support (user dengan tanda "i" atau segitiga di depan nicknamenya) yang sedang online. Catat baik-baik (Jangan sampai salah !) . Jika anda ragu keabsahan nomer di atas silahkan bertanya kepada Customer Support sesuai petunjuk di bagian bawah halaman ini.
      2. Isi "Amount" dengan jumlah yang ingin anda transfer misalnya 50 (tanpa symbol $)
      3. Isi "Memo" dengan Username/Nickname Account Trading anda tanpa ada kata lainnya !
      4. "Private Payment" TIDAK PERLU anda beri Tick / centang
      5. Silahkan masukkan Master Key 3 digit, lalu klik Preview, cek sekali lagi, jika sudah benar klik confirm. (Master Key 3 digit jangan sampai salah, jika 3x salah maka akan diblock)
      6. Silahkan anda catat Nomer Batch Transaksinya. Anda dapat login ke software trading dan mengecek dalam tabPortfolio di bagian kiri bawah. Jika belum nampak dana yang anda deposit dalam Default atau pun tak adaDefault dalam Portfolio, maka anda dapat menghubungi Customer Support sesuai petunjuk di bagian bawah halaman ini dan memberikan Nomer Transaksi tersebut ke mereka agar dapat segera diproses.
    2. Bila anda tidak menggunakan E Currency dan ingin melakukan trasfer manual melalui bank langsung ke rekening trading, maka anda bisa menggunakan transfer antar bank (Telegraphic Transfer / Wire). Adapun kelemahan dari metode ini adalah TIDAK dapat masuk ke account trading anda dalam waktu singkat (perlu waktu 2-7 hari kerja) dan fee dari bank yang cukup besar yaitu $20-$25 untuk deposit dan fee withdrawal sekitar $40 ($14 fee dari broker ditambah $25 fee dari bank).

      Harap diingat bila anda ingin deposit dengan wire transfer HARUS sudah pernah melakukan identifikasi / verifikasi account(cukup 1x). Setelah verifikasi anda bisa memulai deposit lewat wire atau Telegraphic Transfer dengan cara mengisi form deposit wire terlebih dahulu.