Senin, 11 Februari 2013

BUY (penjara) SELL (jeruji besi)


Saya tidak bermaksud untuk menyurutkan semangat sobat TF4 memang tulisan ini agak bersifat keras semua namun ini amat sangat penting diketahui oleh seluruh trader, dan mudah-mudahan ini dapat menjadi prinsip anda juga dalam Trading nantinya, ambil pengalaman berharga dari tulisan saya ini ya.... Maaf bila kalimat/tulisan ini kurang berkenan si hati Sobat STI..... monggo disimak.. 

Banyak kisah pahit bermula dari forex ini, dan banyak kisah Senang pun berasal dari forex. Hanya sedikit Trader yang mau jujur terang-terangan mengatakan dirinya Floating, MC, LOSS dan Hanya sedikit kisah manis yang tersisa… Kisah apakah yang kita miliki sesungguhnya dari forex ini, Bray? Trader pemula sering Floating, MC, Loss dan ketika mulai konsisten profit mulai berpikir "wah modal $10 aja bisa jadi $100 ya, bagaimana kalau modal $100, $500, $1000 ??? Waaahhh pasti saya akan kaya raya HAHAHAHAHAHAHA" Nah terutama bagi teman trader yg bermodal minim mulai deh mereka berani hutang, mencari atau menerima investor sebagai cara untuk meningkatkan penghasilan dari Forex, yang mengherankan adalah mereka yang menjadi investor ternyata juga Trader hahahahahahaha, begitu juga dgn trader yg merasa sudah senior katakanlah mereka yang telah menekuni dunia forex sudah lama juga sama aja mulai berani menerima investor dalam kapasitas besar/over dosis, Nah ketika suatu saat LOSS menghampiri dan akhirnya mereka bener-bener masuk buy (penjara) dan sell (jeruji besi). Nah, saya tidak menginginkan kisah pahit tersebut menimpa Anda dan juga saya. Maka marilah (mari…) kita bicara dari hati ke hati sejenak, santai… otot kita kendurkan dan bicara dengan bahasa sederhana tentang forex atau trader forex. Sudah? Woke…!

"SAHABAT, JANGAN BUTAKAN HATI, PIKIRAN & KEIMANAN KITA HANYA KARENA INGIN MENDAPATKAN PROFIT...PROFIT...PROFIT BESAR, GUNAKAN MODAL SESUAI KEMAMPUANMU SENDIRI JANGAN PERNAH MENERIMA APALAGI MENCARI-CARI INVESTOR, PERCAYALAH ITU ADALAH GODAAN ANDA SEBAGAI TRADER. SYUKURI SAJA BERAPAPUN HASIL YANG DIDAPAT INSYA ALLOH NIKMAT BESAR AKAN MENGHAMPIRI.....AMIN" 

"TRADING MANDIRI AKAN MENJADIKAN ANDA SEBAGAI TRADER SEJATI"

Salam TF4

5 PRINSIP DASAR ANALISA TRADING FOREX



PRINSIP PERTAMA
“Tidak Ada Yang Tahu Kemana Dan Sampai Di mana Nilai Tukar Sebuah Pasangan Mata uang Akan Bergerak”

PRINSIP KEDUA
“Harga Bergerak Karena Adanya Transaksi-Transaksi Yang Dilakukan Pelaku Pasar“

PRINSIP KETIGA
“Kemana Kecenderungan Arah Pergerakan Harga Tergantung Sepenuhnya Pada Akumulasi Transaksi-Transaksi Yang Mendominasi Pada Saat Pelaku Pasar Bertransaksi Di Pasar Mata uang”

PRINSIP KEEMPAT
“Dominasi Transaksi Salah Satu Pelaku Pasar Akan Melemah Karena Dua Hal, Pertama Yaitu: Ketika Salah Satu Pelaku Pasar Tidak Dapat Menerima Harga Di Atas Harga Tertinggi atau Di Bawah Harga Terendah Yang Terjadi. Kedua Yaitu: Ketika Volume Transaksi Yang Dilakukan Pelaku Pasar Di Pasar Mata uang Jumlahnya Sedikit Atau Kecil. Dan Kecil Atau Sedikitnya Volume Transaksi Yang Terjadi Ini Kemungkinannya Hanya Disebabkan Oleh Dua Hal Yaitu, Pertama Mungkin Karena Pelaku Pasar Yang Aktif Di Pasar mata uang Saat Itu Memang Sedikit Dan Yang Kedua Mungkin Saja Pelaku Pasar Yang Aktif Saat Itu Banyak Tetapi Mereka Tidak Bertransaksi Karena Menunggu Saat Yang Tepat Untuk Bertransaksi Di Pasar Mata uang

PRINSIP KELIMA
“Dominasi Transaksi Dan Melemahnya Dominasi Transaksi Yang Terjadi Secara Akumulasi Membentuk Dua Kondisi Pergerakan Harga Yaitu Kondisi Trending Dan Kondisi Sideway. Kedua Kondisi Ini Secara Teknis Dapat Dilihat Dengan Mengamati Bentuk Distribusi Data Yang Terbentuk, Baik Secara Visual Maupun Menggunakan Prinsip-Prinsip Pengukuran.”

Indikator dan Godaan



Kebanyakan trader hanya fokus pada indikator. Mereka sibuk mencari “mana indikator yang profitable”. Kenyataannya, ada senior yang bisa profit hanya dengan satu Moving Average (MA), dan ada senior yang bisa profit hanya dengan satu Bolinger Band (BB). Lalu kenapa kita tidak bisa ???

Anda pasti pernah mendengar istilah “bekerjalah dengan pekerjaan yang sesuai dengan hobimu, maka kamu akan sukses disitu”. kalau dalam forex istilah ini menjadi “tradinglah dengan indikator yang cocok denganmu, maka kamu akan profit dengannya..”

Masalahnya, kebanyakan pemula masih belum mengerti bagaimana menggunakan indikator tersebut dengan baik dan benar. Saya jadi ingat dengan seorang teman yang memberi saya saran sederhana, “buka semua indikator, pilih 2 saja yang kamu suka, latihlah selama 2-3 bulan maka kamu akan menguasainya..”

Sebenarnya semua indikator itu sama saja, akan menghasilkan sinyal profit dan loss. Hal terpenting adalah bagaimana me”manage”nya.

Hal terpenting berikutnya adalah “menahan godaan” !!!

Kebanyakan trader tidak bisa konsisten dengan indikator yang digunakannya. Baru satu minggu sudah ganti lagi, ganti lagi.. Kalau begini, bagaimana anda bisa mengenali karakter indikator yang anda gunakan. Tentunya akan butuh waktu sampai anda mengenali karakternya..

Pastikan indikator yang anda gunakan adalah indikator yang cocok dengan anda, setelah itu konsistenlah !!! karena anda akan butuh waktu untuk mengenali karakternya.. kebanyakan trader tidak sabar menunggu sinyal datang, sehingga dia melirik indikator lain dan tradinglah dia, hahaha.. “tergoda” !!!

Kalau sudah pasang SL dan TP ya sudah, jangan dirubah-rubah. Kebiasaan trader pemula adalah meng-close transaksinya yang minus padahal belum menyentuh SL, yang pada akhirnya akan balik profit.. dan meng-close transaksi yang profit tapi belum TP padahal sudah pasang TP, haduh-haduh.. cape deh.. Bagaimana dengan anda ???

Senin, 04 Februari 2013

Cara Membaca Candlestick



Salah satu cara menganalisa secara teknikal adalah dengan membaca candlestick chart. Menurut analisa teknikal, dari data yang diberikan candlestick yang telah terbentuk,kita bisa memprediksi seperti apa candle selanjutnya yang akan terbentuk.

Apakah candle Naik atau Candle turun. Sehingga jika kita memiliki gambaran candle apa yang akan terbentuk, kita bisa mengambil keputusan apakah melakukan buy atau sell. 

So, Berikut ini cara membaca candlestick chart 

Secara psikology , candle terbentuk karena adanya tekanan penjualan dan dorongan pembelian. Perbedaan besarnya tenanan dan dorongan inilah yang kemudian menyebabkan bentuk candlestick berbeda satu sama lainnya. 

Kronologi terbentuknya candlestick : 

- Ketika ada banyak pembeli yang melakukan pembelian , harga market semakin meningkat sehingga pada akhir periode market ditutup diatas harga pembukaan, akhirnya terbentuklah candle Naik (hijau). Besarnya dorongan beli bisa diukur dari pergerakan market dari Low sampai Close . Semakin besar dorongannya , maka semakin besar body candle yang terbentuk . Sehingga besarnya body candle hijau ini menunjukan dominasi pembeli. 

- Ketika banyak trader yang melakukan penjualan , harga market semakin turun, sehingga pada akhir peiode biasanya nilai penutupan market dibawah harga pembukaan . Kondisi inilah yang menyebabkan candle yang terbentuk berwarna merah (turun). Pada candle Turun ( merah) tekanan penjual diukur dari High sampai Close. Semakin besar tekanan penjualan, maka harga akan semakin jatuh dan semakin membentuk body candle merah yang panjang. Sehingga besarnya body candle merah ini menunjukan besarnya dominasi penjual.



Untuk menentukan arah candle selanjutnya , ada beberapa yang harus di perhatikan . Yaitu : 

1. Perlawanan 
2. Percepatan gerak 
3. Perlambatan laju 
4. Percobaan Balik arah 
5. Konvergen

1. PERLAWANAN

Pointnya adalah ketika salah satu pihak mendominasi pasar maka candle akan bergerak searah. Misalnya ketika Pembeli mendominasi pasar maka candle akan terus searah naik. Selama tidak ada perlawanan dari penjual ( tidak ada penjualan yang berarti ) candle yang terbentuk mengikuti arah candle sebelumnya. Sampai suatu saat sebagian trader merasakan harga sudah terlalu tinggi atau sudah terlalu jenuh, maka muncul aksi penjualan sebagi bentuk perlawanan dari penjual . Salah satu penyebabnya adalah aksi profit taking .


Bentuk perlawanan ditunjukan oleh ekor candle .Ketika perlawanan lebih besar dari dominasi, maka selanjutnya pihak yang melakukan perlawanan lah yang menang dan akan terjadi pergantian dominasi pasar, sehingga trend akan balik arah.Dari sini kita bisa memprediksi bahwa candle selanjutnya akan balik arah juga.





2. CANDLESTICK PERCEPATAN

Body sebuah candle yang lebih besar dari candle sebelumnya menunjukan sebuah antusiasme . Maka ketika banyak trader yang berantusias membuka posisi, ini akan menghasilkan sebuah tenaga untuk menggerakan market jadi searah dengan jenis itu. Apalagi tidak ada perlawanan, maka kita bisa memprediksi candle yang akan terbentuk searah dengan candle yang membesar .



3. CANDLESTICK PERLAMBATAN

Kebalikan dari antusias, keraguan trader untuk membuka posisi menyebabkan market bergerak melambat. Keraguan ini muncul karena trader menilai market sudah terlalu tinggi terlalu rendah, kondisi jenuh atau market berada di zona support & resistance . Dengan tidak adanya trader yang membuka posisi , maka tidak ada tenaga untuk menggerakan market. Pada kondisi seperti ini kita harus siap siap membuka posisi balik arah, karena market akan diambil alih oleh salah satu pihak.



4. CANDLESTICK PERCOBAAN BALIK ARAH

Pada posisi market yang jenuh akan ada pihak yang mencoba mengakhiri trend yang terjadi, yang ingin membalik arah kan sebuah trend. Namun kadang kala usaha itu diawali dengan sebuuah test kondisi , yaitu mengetest apakah market benar -benar bisa dibalik arahkan atau tidak.

Ini ditandai dengan ekor candle panjang yang berlawanan dengan arah trend yang sedang terjadi. Kronologinya adalah sebelum periode berakhir seolah akan terbentuk candle yang berlawanan arah dengan candle sebelumnya .Menuju akhir period candle ditarik kembali dan ditutup menjadi searah dengan candle sebelumnya. 

Adanya percobaan balik arah ini mengindikasikan akan terjadi balik arah. Sehingga pada kondisi ini kita bisa bersiap siap membuka posisi yang melawan trend.



5. CANDLESTICK KONVERGEN




Perlambatan body candle dan sebuah perlawanan (nomer 2) menunjukan bahwa sebagian besar trader mengharapkan market balik arah. Namun ketika tiba-tiba muncul sebuah candle yang menunjukan antusias tetap searah dengan trend yang sedang terjadi (moner 3), ini patut dipertanyakan. Bisa diibaratkan ketika semua orang menginginkan satu hal, namun ada satu orang menginginkan hal yang berbeda ,maka jika dilihat dari tenaganya , tenaga satu orang ini sebenarnya kecil dan boleh dikatakan kosong,sehingga sangat mudah untuk dikalahkan.


Kondisi konvergen candle ini bisa juga terjadi karena ada pihak-pihak tertentu yang ingin mendapatkan harga yang terbaik, walaupun sudah tahu market akan balik arah , namun tetap saja menariknya menjadi lebih tinggi atau lebih rendah dulu untuk mendapatkan harga yang lebih baik, baru kemudian market dibalik arahkan.

Pada kondisi seperti ini , kita lihat indikator lainnya, jika indikator lain menyatakan konvergen juga,maka kita bisa membuka posisi yang berlawanan dengan trend yang terjadi.