Selasa, 11 Maret 2014

Elliot Wave Theory

Elliot Wave Theory (Teori Elliot Wave) merupakan pengembangan dari Dow Theory (teori Dow) yang terkenal. Teori ini digunakan untuk aset yang diperdagangkan, liabilitas atau komoditas (saham, obligasi, minyak, emas, dan lain-lain). Gelombang dimunculkan oleh seorang akuntan Ralph Nelson Elliot dalam monografnya "The Wave Principle" yang dikeluarkan tahun 1938. Teori Elliot Wave berdasarlan pada pola peredaran dari psikologi perilaku orang-orang. Menurut Elliot, pergerakkan harga pasar dapat dengan jelas ditentukan sebagai gelombang (gelombang merupakan pergerakkan harga yang jelas terlihat). Teori Elliot Wave adalah sistem peraturan yang disimpulkan secara empiris untuk interpretasi perilaku pasar. 

CHAOS THEORI

Masing-masing trader memiliki strategi berbeda untuk mencapai kesuksesan dalam spekulasi finansial. Terkadang mereka menggunakan metode yang mirip dengan permainan judi di Casino, atau mengacuhkan manajemen resiko, atau dengan menjerumuskan dirinya dalam pencarian regularitas matematis. Dalam hal ini Bill William dapat dianggap sebagai penemu Chaos Theory. Dia merupakan orang pertama yang menyarankan penggunakan fractal (indikator fractal) dalam trading. Fraktal adalah beberapa bentuk geometri dengan fitur utamanya adalah kemiripan. Contohnya dari elemen kecil yang terdiri dari struktur yang lebih besar dan menduplikasikan bentuk formasi yang lebih kecil. Teori ini menyatakan bahwa khususnya dalam fitur kemiripan, seluruh elemen alam diatur oleh otak manusia. 

DOW THEORI


Sebagaian besar apa yang kita ketahui mengenai Analisis Teknis lahir dari ide-ide Charles Dow dan mitranya Edward Jones yang bekerja dalam perusahaan Dow Jones & Company sejak tahun 1882. Ide-ide ini diterbitkan dalam Wall Street Journal dan pada saat ini diterima oleh sebagian besar penganut analisis teknis meskipun sebagian besar tidak mengenal sumbernya. Teori Dow hingga kini masih mendominasi meskipun telah banyak analisis teknis yang lebih rumit dan berteknologi tinggi.