Rabu, 23 Januari 2013

MANAJEMEN MARGIN



FLOATING, TARGET & STOP LOSE STRATEGY
Margin = equity anda yang tersedia untuk menahan kekalahan (minus).
Trade sesungguhnya bukanlah kepintaran anda dalam analysis fundamental (news), analysis Technical (membaca grafik), melainkan hanyalah kepiawaian anda melakukan MANAJEMEN MARGIN.Terbukti bahwa 90% trader GAGAL dalam trade Forex hanya disebabkan melakukan Manajemen Margin yang salah.
Contoh Manajemen ini sebagai berikut :
Anda Deposit dengan $1.000 pada ForexFirm dengan Laverage 1:100, ini artinya anda memiliki kekuatan quantity sebesar 100.000. Jika anda lakukan trade dengan quantity 10.000 maka sesungguhnya anda telah menggunakan 10% dari margin anda. 
Jika ternyata posisi yang anda pilih salah dalam trade, maka anda memiliki kemampuan untuk menahan kekalahan sebesar -900 pips untuk satu posisi tersebut. Jika posisi -900 pada posisi anda dijumpai maka anda akan kena ”MARGIN CALL” dan nilai deposit anda akan menjadi tinggal $100, senilai Quantity anda tadi….hilanglah $900 anda.
Kesalahan ini disebabkan karena anda melakukan FLOATING.
Floating ini adalah membuka posisi SELL ataupun BUY tanpa ditutup dengan TARGET maupun STOP LOSS.
Jika anda tutup dengan Order Target, maka di posisi tersebut posisi anda otomatis tertutup 
dengan hasil PROFIT. Jika anda tutup dengan Order Stop Loss, maka posisi tersebut otomatis tertutup dengan hasil MINUS. Tradding dengan FLOATING adalah BUNUH DIRI….!!!! Nah, untuk menghindari hal ini, anda harus melakukan manajemen margin yang akurat, caranya adalah :
1. BUY hanya disaat posisi currency RENDAH.
2. SELL hanya disaat posisi currency TINGGI.
3. Sebaiknya jangan gunakan Margin > 10 %.
Sekarang permasalahannya kan udah berubah…….
Permasalahannya adalah bagaimana caranya menemukan bahwa harga saat ini adalah merupakan harga Rendah atau Harga Tinggi agar bisa dilakukan Open Posisi yang sesuai.Rumus Ketahan Point Pada transaksi dari Trading Valas (Forex), sebaiknya anda gunakan maximum quantity contract size yang dianjurkan yaitu sebesar 5% modal anda (atau paling maximal 10% modal anda untuk penggunaan teknik ini) kerana dengan quantity contract size yang sebesar 5% modal anda, maka floating open posisi dari transaksi anda akan sanggup menahan hingga 1900 point (artinya kalau total loss anda -1900 pips, anda baru akan terkena margin call atau diliquidasi)
Rumus Ketahanan Point = ((modal equity – (total quantity contract size x 1%)) / total 
quantity contract size ) x 10000
Contoh: Modal awal anda $500, maka maximum quantity contract size yang anda inputkan untuk trading anda (per transaksinya) = 2500 ($25) , sehingga pergerakan pointnya (pips) menjadi $0.0001 x 2500 = $0.25 per pipsnya (untuk mata uang direct). Bila modal anda $1000 maka quantity contract size yang dianjurkan adalah 5000 ($50), dan seterusnya.

Minggu, 13 Januari 2013

CARA TRADING SAAT BREAKOUT


Breakout, tentunya sudah tidak asing bagi kita yang sudah belajar analisis teknikal saham.Breakout adalahmomen dalam pergerakan harga saham, dimana harga saham telah melewati area atap atau lebih dikenal sebagai area resisten saham. Resisten seringkali diartikan sebagai level harga yang secara psikologis menahan pergerakan harga saham untuk naik lebih tinggi lagi. Resisten bisa diibaratkan seperti atap. Analoginya seperti ini, jika kita melempar bola ke atas lalu mengenai atap rumah kita, maka logikanya bola tersebut tentunya akan memantul dan kembali ke bawah. Nah jika harga saham telah menyentuh area resisten, maka pada umumnya akan cenderung untuk turun. Inilah alasannya kenapa seorang pelaku pasar akan berhati-hati ketika sebuahsaham telah menyentuh area resisten atau area psikologisnya. Hal ini terjadi karena, pada saat harga saham mendekati area resisten, rawan terjadi aksi profit taking yang menyebabkan harga kembali turun. Oleh karena itu, para trader atau pelaku pasar jangka pendek akan sangat waspada pada momen ini.

Apabila harga saham ternyata mampu melampaui area resisten, apa yang terjadi? Yang terjadi adalah breakout. Biasanya breakout terjadi jika disertai dengan volume perdagangan yang tinggi, dan hal ini dapat memberikan dampak yang signifikan yang dapat berlanjut terhadap penguatan harga saham.
Lalu, bagaimana cara trading saham saat breakout dan memanfaatkan momen ini untuk memperoleh profit?  Berikut ini adalah cara trading saham ketika harga mengalami breakout :
1. Beli saham sebelum terjadi breakout
Apabila kita telah mendapat sinyal akan terjadinya breakout, kita bisa membeli saham ketika breakout belum terjadi. Namun cara ini cukup beresiko. Karena tentunya breakout itu sendiri belum tentu akan terjadi meskipun kita sudah melihat tanda-tandanya. Nah, sisi positifnya adalah ketika breakout benar-benar terjadi, pastinya kita akan sangat lega karena mendapat harga yang jauh lebih murah dan potensi profi lebih besar.

2. Membeli saham breakout ketika harga sudah berada di atas titik breakout
Terjadinya breakout, didukung oleh volume perdagangan saham yang tinggi. Hal ini membuat harga naik dengan cepat. Ketika ada konfirmasi bahwa telah terjadi breakout, tentunya harga sudah berada jauh diatas titik breakout itu sendiri. Keuntungannya apabila kita membeli saham pada posisi ini, kita pastinya akan dapat sahamnya, karena sebuah saham yang mengalami breakout terkadang akan bergerak cepat dan belum tentu akan mengalami retracement (harga saham kembali ke titik breakout). Namun, resikonya adalah tentunya kita akan mendapatharga saham yang lebih mahal. Dan jarak dengan level stop loss yang telah kita tentukan (di bawah area resisten sebelum terjadinya breakout) akan semakin jauh, dan tentunya apabila titik stop loss yang kita tentukan tersebut tersentuk, sudah dipastikan kita akan mengalami kerugian yang cukup besar.

3. Membeli saham breakout ketika mengalami retracement
Retracement adalah ketika harga saham turun untuk sesaat kembali ke titik dimana breakout terjadi, yang telah menjadi titik support/alas. Titip support bekas terajadinya breakout akan menahan harga saham agar tidak turun lebih dalam. Dan inilah saat yang terbaik untuk membeli saham ketika terjadi breakout. Karena pada titik ini, saham sudah terkonfirmasi telah mengalami breakout. Keuntungan membeli saham pada posisi ini adalah, kita tentunya mendapat harga sahamyang lebih murah dan jarak dengan titik stop loss tidak terlalu jauh. Tapi, sayangnya saham yang mengalami breakout tidak semuanya akan terjadiretracement atau turun lagi ke titik bekas breakoutnya. Karena saham yang breakout dengan volume tinggi cenderung berpotensi menlanjutkan penguatan.

Nah, dari ketiga cara tersebut, manakah yang terbaik dan bagaimana caranya? Yang terbaik adalah kita membeli sesuai poin 2 dan poin 3 secara bertahap. Tentunya pengaturan portofolio atau money management dengan baik berperan sangat penting. Lalu, sebaiknya cara ini dilakukan ketika pasar sedang berada dalam trend naik, bukan berada pada trend sideways (mendatar) atau malah trend menurun. Dan cara ini tidak terbatas pada trading saham, namun juga bisa digunakan pada trading forex atau komoditi.

Disadur dari tulisan Ellen May di DetikFinance.com

Penerapan Strategi 24 Ala Sun Tzu Dalam Trading Forex

 

Cari lintasan aman untuk menjajah Kerajaan Guo.
Pinjam sumberdaya sekutu untuk menyerang musuh bersama. Sesudah musuh dikalahkan, gunakan sumberdaya tersebut untuk menempatkan sekutu anda pada posisi pertama "untuk diserang".

Pahamilah bahwa Kekuatan Trader tidaklah sebanding dengan Kekuatan Broker maka Jadikanlah Broker sebagai Sekutu untuk meraih kemenangan.

Semoga Bermanfaat.... Salam STI

Penerapan Seni Bertempur ala Sun Zu Dalam Forex



"Katau tidak menguntungkan, janganlah bertindak.
Kalau tak mungkin menang, janganlah menggunakan pasukan.
Katau tidak dalam bahaya, janganlah bertempur. "

'Raja tak dapat membangkitkan pasukan hanya dengan murkanya.
Jenderal tak dapat bertempur hanya dengan kepahitannya.
Kalau sesuai dengan keuntungan, gunakanlah pasukan.
Katau tidak, berhentilah....!!!! "

Semoga Bemanfaat....Salam STI

STRATEGI SUN TZU KE 36

Salah satu Strategi Sun Tzu yang paling dikenal adalah strategi ke 36 Untuk Mengatasi Floating dalam Trading....

Lari untuk bertempur di lain waktu. Hal ini diabadikan dalam bentuk peribahasa Cina:
“Jika seluruhnya gagal, mundur”
Jika keadaannya jelas bahwa seluruh rencana aksi anda akan mengalami kegagalan, mundurlah dan konsolidasi pasukan. Ketika pihak anda mengalami kekalahan hanya ada tiga pilihan: menyerah (LOSS), kompromi (Floating Unidirectional), atau melarikan diri (CUTLOSS). Menyerah adalah kekalahan total, kompromi adalah setengah kalah, tapi melarikan diri bukanlah sebuah kekalahan. Selama anda tidak kalah, anda masih memiliki sebuah kesempatan untuk menang lain waktu...!

Semoga Bermanfaat....Salam STI

Selasa, 08 Januari 2013

FORMASI CANDLESTICK


Disini akan dibahas macam-macam formasi candlestick untuk dapat menganalisa lebih jelas dalam melakukan trading. Dibawah ini ada 3 trend  yaitu trend bullish, trend neutral dan trend reversal.
The Bullish Candlestick Formations 
Ini semua adalah Bullish pattern. Beberapa diantaranya menandakan strong bullish pattern. Sedikit panduan sederhana, apabila ditemukan formasi-formasi berikut maka kemungkinan yang terjadi adalah sebuah trend bullish akan segera terjadi.
Hammer – Anda pasti dapat menduga mengapa disebut hammer. Hammer terjadi setelah trend menurun yang kuat. Jika terjadi setelah trend menguat yang tajam maka disebut hanging man. Bentuknya seperti bullish pattern dengan lowest price yang dalam serta tidak memiliki highest price.
Piercing Line – Candle pertama adalah bear candle yang panjang diikuti bull candle yang juga panjang. Bull candle muncul dibawah bear candle tetapi tidak sampai separuh dari bear candle.
Bullish Engulfing Lines – Merupakan bullish pattern yang kuat dan terjadi setelah downtrend yang cukup besar (dan biasanya merupakan trend balik / reverse). Terjadi ketika bearish kecil disusul bullish yang besar.
Morning Star – Pattern seperti ini menandakan harga telah mencapai titik bawah (support) yang potensial. Munculnya star (candle yang ditengah) mengindikasikan akan terjadi trend balik bila diikuti bullish pada candle berikutnya. Star dapat berupa bull candle atau bear candle.
 Bullish Doji Star – Star seperti ini menunjukan trend balik yang sifatnya masih tidak pasti. Jika tidak ada indikator pendukung lainnya yang memastikan trend akan berlangsung, disarankan untuk wait and see terlebih dahulu.
Long Bearish Candle – Bearish candle terjadi ketika harga dibuka dekat pada highest price dan ditutup dekat pada lowest price.
Hanging Man – Terjadi setelah uptrend yang signifikan. Terdiri dari dua candle dengan lowest price yang jauh kebawah tanpa highest price. Pattern seperti ini adalah kebalikan dari hamer pada bullish candlestick formation.
Dark Cloud Cover – Merupakan bearish pattern . Akan lebih kuat pengaruhnya apabila candle kedua muncul dibawah dari bullish candle pertama.
Bearish Engulfing Lines – Merupakan bearish pattern yang cukup kuat apabila terjadi setelah uptrend dan merupakan reverse pattern. Terjadi setelah bullish candle kecil diikuti bearish candle yang besar.
Evening Star – Menunjukan bahwa harga sudah mencapai titik resistance point-nya. Star (candle yang ditengah) menunjukkan kemungkinan terjadi trend balik berupa bearish. Star dapat berupa bear candle atau pun bull candle.
Doji Star – Seperti pada bullish doji star, demikian doji star seperti ini menunjukan bearish trend dengan periode yang tidak pasti. Diperlukan penguat seperti evening star untuk memastikannya.
Shooting Star – Merupakan trend balik minor. Star harus memiliki highest price yang cukup panjang untuk dapat dikatakan shooting star.

Neutral Candlestick Formations 

Formasi candlestick netral tidak menunjukkan uptrend maupun downtrend. Untuk keadaan seperti ini disarankan wait and see.
Spinning Tops – Benar-benar simetris dan jarak antar open dan close tidak terlalu besar. Tidak ada kepastian apa yang akan terjadi setelahnya.
Doji – Seperti Doji pada formasi bullish atau pun bearish. Posisi seperti ini menandakan ketidak pastian trend yang akan terjadi serta periodenya.
Double Doji – Nah untuk model double doji seperti ini kemungkinan yang akan terjadi adalah “breakout” untuk ketidak pastian yang terjadi. Namun demikian model breakout yang akan terjadi tetap tidak dapat dipastikan dari hanya formasi ini. Harus ada pendukung lainnya.
Harami – Model seperti ini mengindikasikan berkurangnya momentum trend yang akan segera diikuti berakhirnya trend. Terdiri dari candle dengan ukuran yang lebih kecil berada ditengah-tengah candle yang lebih besar sebelumnya. Pada contoh disamping menandakan berakhirnya bullish trend karena bullish disusul oleh bearish candle yang lebih kecil.

Reversal Candlestick Formations 
Nah, formasi ini khusus untuk trend balik / reversal.
Long-legged Doji –Sering menunujukkan titik balik. Terjadi ketika open dan closing price adalah sama dengan highest dan lowest price relatif besar.
Dragonfly Doji – Juga merupakan titik balik. Hanya saja disini menunjukkan bahwa lowest price-nya jauh lebih besar dibanding highest price.
Gravestone Doji – Open dan close serta lowest price adalah sama. Sementara highest price jauh meninggi.
Stars – Nah ini adalah bintang reverse. Posisinya berada diatas dari candle sebelumnya yang berjenis sama. Seperti pada formasi lainnya, kondisi seperti ini menunjukkan reversal trend mungkin terjadi.

POLA CANDLESTICK DOUBLE


Engulfing Candle
Pola bullish engulfing adalah pola dimana dua batang lilin yang memberi sinyal, mungkin harga akan bergerak ke atas dengan sangat kuat. Ini terjadi ketika sebuah lilin bearish segera diikuti oleh sebuah lilin bullish lebih besar.
Candle (lilin) kedua “menelan” lilin bearish. Ini berarti pembeli meregangkan otot mereka dan  kemungkinan akan bergerak sangat kuat setelah kecenderungan  menurun atau periode konsolidasi.
Di sisi lain, pola bearish engulfing adalah kebalikan dari pola bullish. Jenis pola terjadi ketika candle bullish segera diikuti oleh sebuah lilin bearish yang sepenuhnya “menelan” candle sebelumnya. Ini berarti bahwa penjual mengalahkan pembeli dankemungkinan gerakan kuat ke bawah bisa terjadi.
Tweezer Top dan Bottom
Tweezer adalah 2 candle  pembalikan. Jenis pola candle biasanya dapat dilihat setelah tren yang diperpanjang, menunjukkan bahwa pembalikan segera akan terjadi.
Perhatikan bagaimana formasi candlestick terlihat seperti sepasang pinset!
Mengagumkan!
Tweezer Candle yang paling efektif memiliki karakteristik sebagai berikut:
  • Lilin pertama adalah sama dengan tren secara keseluruhan. Jika harga yang bergerak naik, maka lilin pertama harus bullish.
  • Lilin kedua adalah sebaliknya tren secara keseluruhan. Jika harga yang bergerak naik, maka lilin kedua harus bearish.
  • Bayang-bayang lilin harus dengan panjang yang sama. Tweezer tops harus memiliki tinggi yang sama, sementara dasar Tweezer harus rendahnya sama.

POLA CANDLESTICK SINGLE


Hammer dan Hanging Man

Hammer dan Hanging Man tampak persis sama namun memiliki arti yang sama sekali berbeda tergantung pada aksi harga masa lalu. Keduanya memiliki tubuh kecil yang lucu (hitam atau putih), panjang bayangan lebih rendah, dan bayangan atas pendek atau tidak ada.
Hammer adalah pola pembalikan bullish yang terbentuk waktu trend menurun. Hal ini bernama hammer / palu, karena pasar mempalu bagian bawah.
Ketika harga jatuh, sinyal palu/hammer yang dekat dibawah harga akan mulai naik lagi. Panjang bayangan lebih rendah menunjukkan bahwa penjual mendorong harga yang lebih rendah, namun para pembeli mampu mengatasi tekanan jual dan menutup dekat denga harga open.
Hanya karena Anda melihat bentuk palu dalam trend turun tidak berarti Anda secara otomatis menempatkan buy order, konfirmasi lebih bullish diperlukan sebelum itu untuk keamanan menarik pelatuk.
Sebuah contoh yang baik dengan menunggu konfirmasi lilin putih untuk menutup di atas candle di sisi kiri hammer.
Kriteria:
  • Bayangan panjang sekitar dua atau tiga kali tubuh candle.
  • Sedikit atau tidak ada bayangan atas.
  • Tubuh sebenarnya adalah pada ujung atas dari rentang perdagangan.
  • Warna tubuh candle tidak penting.
Hangging Man / wong gantung adalah pola pembalikan bearish yang juga dapat menandai tingkat Resistance. Ketika harga naik, pembentukan hanging man menunjukkan bahwa penjual mulai melebihi jumlah pembeli.
panjang bayangan lebih rendah Menunjukkan bahwa penjual mendorong harga lebih rendah selama sesi. Pembeli mampu mendorong harga kembali beberapa tetapi hanya di dekat harga open.
Hal ini memberitahu kita bahwa tidak ada pembeli yang tertinggal untuk memberikan momentum yang diperlukan untuk menaikkan harga.
Kriteria:
  • Panjang bayangan lebih rendah yaitu sekitar dua atau tiga kali tubuh candle.
  • Sedikit atau tidak ada bayangan atas.
  • Tubuh candle berada pada ujung atas dari rentang perdagangan.
  • Warna tubuh tidak penting, meskipun tubuh hitam lebih bearish dari tubuh putih.

Inverted Hammer dan Shooting Star

Inverted Hammer dan Shooting Star juga terlihat sama. Satu-satunya perbedaan antara mereka adalah apakah Anda berada dalam kecenderungan untuk trend turun atau naik. Kedua candle memiliki tubuh kecil mungil (diisi atau kosong), bayangan atas yang panjang, dan bayangan bawah lebih kecil atau tidak ada.
Inverted Hammer / Palu yang terbalik terjadi ketika harga telah jatuh ada kemungkinan pembalikan. bayangan panjang atas menunjukkan bahwa pembeli mencoba tawaran harga lebih tinggi.
Namun, penjual melihat apa yang pembeli lakukan, mengatakan “Oh, tidak…!!!” dan mencoba untuk mendorong harga kembali.
Untungnya, pembeli cukup makan beras untuk sarapan dan masih berhasil menutup sesi dekat dengan harga open.
Karena penjual tidak dapat menutup harga lebih rendah, ini merupakan indikasi yang baik bahwa semua orang yang ingin menjual telah terjual. Dan jika tidak ada penjual lagi, siapa yang tersisa? Pembeli.
Shooting star / Bintang jatuh adalah pola pembalikan bearish yang terlihat identik dengan palu terbalik / inverted hammer, namun terjadi ketika harga telah naik tinggi. Bentuk yang menunjukkan bahwa harga dibuka rendah, rally naik, tapi ditarik kembali ke bawah.
Ini berarti bahwa pembeli berusaha untuk mendorong harga, tapi penjual masuk dan menerkam mereka. Ini adalah tanda bearish pasti karena tidak ada pembeli yang tersisa karena mereka semua sudah dibunuh.

POLA DASAR


Spinning Tops

Candle dengan bayangan atas yang panjang, panjang bayangan lebih rendah dan tubuh kecil disebut spinning tops. Warna tubuh tidak terlalu penting.
Pola ini menunjukkan kebingungan antara pembeli dan penjual.
Tubuh yang kecil (apakah kosong atau diisi) menunjukkan gerakan kecil dari buka ke tutup, dan bayangan menunjukkan bahwa kedua pembeli dan penjual berjuang tapi tidak ada yang menang.
Meskipun sesi dibuka dan ditutup dengan sedikit perubahan, harga bergerak secara signifikan lebih tinggi dan lebih rendah untuk sementara.
Jika bentuk Spinning top terjadi selama uptrend, ini biasanya berarti tidak banyak pembeli yang tersisa dan kemungkinan pembalikan arah dapat terjadi.
Jika bentuk Spining top terjadi selama downtrend, hal ini biasanya berarti tidak ada banyak penjual yang tersisa dan kemungkinan pembalikan arah dapat terjadi.
Marubozu

Kedengarannya seperti sihir voodoo, ya? “Aku akan melemparkan mantra jahat dari Marubozu pada Anda!” huahuaaa..
Untungnya, itu bukan arti yang sebenarnya. Marubozu berarti tidak ada bayangan dari tubuh. Tergantung pada apakah tubuh adalah candle yang terisi atau kosong, yang tinggi dan rendah adalah sama seperti membuka atau menutup. lihatlah dua jenis Marubozus pada gambar di bawah.
Sebuah Marubozu Putih berisi tubuh putih panjang tanpa bayangan. Harga buka sama dengan harga terendah dan harga penutupan sama dengan harga tertinggi. Ini adalah candle yang artinya sangat bullish karena bahwa pembeli yang memegang kendali seluruh sesi. Ini biasanya menjadi bagian pertama dari kelanjutan bullish atau pola pembalikan bullish.
Sebuah Marubozu hitam berisi tubuh hitam panjang tanpa bayangan. buka sama dengan tertinggi dan tutup sama dengan yang terendah. Ini adalah candle yang sangat bearish karena menunjukkan bahwa penjual mengendalikan harga seluruh sesi. Biasanya menyiratkan kelanjutan bearish atau pembalikan bearish.
Doji

Doji candle memiliki harga buka dan tutup yang sama atau setidaknya tubuh mereka sangat kecil. Doji harus memiliki tubuh yang sangat kecil yang muncul sebagai garis tipis.
Candle Doji menunjukkan keragu-raguan atau perjuangan untuk posisi antara pembeli dan penjual. Harga bergerak di atas dan di bawah harga buk selama sesi, tapi dekat atau sangat dekat dengan harga buka.
Baik pembeli maupun penjual mampu mengontrol dan hasilnya adalah seri.
Ada empat jenis Doji. Panjang bayangan atas dan bawah dapat bervariasi dan candle yang dihasilkan tampak seperti salib, terbalik tanda silang atau plus.
Ketika Doji terbentuk, perhatikan candle sebelumnya.
Jika Doji terjadi setelah serangkaian candle dengan badan berongga panjang (seperti White Marubozus), ini menunjukkan bahwa pembeli menjadi lelah dan melemah. Agar harga terus naik, dibutuhkan lebih banyak pembeli tetapi tidak ada lagi! Penjual menjilati daging, memasuki pasar dan menyetir harga kembali turun.
Jika Doji terjadi setelah serangkaian candle dengan badan diisi panjang (seperti Black Marubozus), ini menunjukkan penjual menjadi lelah dan lemah. Agar harga terus jatuh, dibutuhkan lebih banyak penjual tetapi penjual sudah ditendang keluar! Pembeli berbusa di mulutnya dan mempunyai kesempatan untuk masuk pasar dengan harga murah.
Pada bagian berikutnya, kita akan melihat formasi candle tertentu dan apa yang mereka beritahukan kepada kita. Diharapkan, pada akhir pelajaran ini, Anda akan tahu bagaimana mengenali pola candle dan membuat keputusan perdagangan berdasarkan pola candle.

CANDLESTICK BAYANGAN MISTERIUS


Sama seperti manusia, lilin memiliki ukuran tubuh yang berbeda. Dan dalam forex trading, tidak ada yang lebih nakal dibanding memeriksa tubuh candle!
Panjang badan mengindikasikan buy atau sell yang kuat. Semakin panjang badan, semakin intens tekanan beli atau jual. Ini berarti bahwa baik pembeli atau penjual yang kuat mengambil alih kontrol.
Badan yang pendek menggambarkan sedikit kegiatan jual beli. Dalam bahasa jalanan forex, Bull berarti pembeli (buyers) dan Bears berarti penjual(sellers).
Candle putih panjang menunjukkan tekanan beli yang kuat. Semakin panjang candle putih, close akan jauh diatas open. Hal ini menunjukkan bahwa harga meningkat secara signifikan dan menunjukkan pembeli yang agresif. Dengan kata lain, bulls menendang pantat bears !
Candle hitam panjang menunjukkan tekanan jual yang kuat. Semakin panjang candle hitam, close akan jauh dibawah open. Hal ini menunjukkan bahwa harga jatuh karena penjual yang agresif. Dengan kata lain, bears memegang tanduk bulls kemudian membantingnya.
Bayangan Misterius
Bayang-bayang atas dan bawah candle memberikan petunjuk penting tentang perdagangan pada sesi tersebut.
Jika candle memiliki bayangan atas yang panjang dan bayangan bawah lebih pendek, ini berarti bahwa pembeli mengencangkan otot-otot mereka dan menawar harga yang lebih tinggi, namun untuk satu alasan tertentu, penjual masuk dan mengontrol harga kembali ke akhir sesi kembali ke dekat harga open.
Jika candle memiliki bayangan bawah yang panjang dan bayangan atas pendek, ini berarti bahwa penjual membabi buta dan harga dipaksa turun, tetapi untuk satu alasan atau lainnya, pembeli datang dan menggerakkan harga kembali sampai dengan akhir sesi kembali dekat harga open .

CANDLESTICK JEPANG


Apa itu candlestick Jepang?
Sekarang kita akan membahas lebih dalam tentang candlestick. Mari kita melakukan review dengan cepat.
Apakah Candlestick Trading itu?
Ketika Godzilla masih kadal kecil yang lucu, Jepang menciptakan sekolah analisis teknis mereka sendiri untuk perdagangan beras. Itu benar, beras.
Orang barat dengan nama Steve Nison “menemukan” rahasia teknik ini yang disebut “lilin Jepang”, belajar dari sesama broker Jepang. Steve meneliti, mempelajari, hidup, bernapas dan makan candle dan mulai menulis tentang hal itu. Perlahan-lahan, teknik rahasia ini menjadi populer di tahun 90an. Tanpa Steve Nison, Candle chart mungkin akan tetap menjadi rahasia terkubur. Nison Steve adalah Master Candlestick.
Oke, jadi apa sih candlestick chart itu?
Cara terbaik untuk menjelaskan adalah dengan menggunakan gambar:
Candle dapat digunakan untuk kerangka waktu (timeframe) apapun, apakah itu satu hari, satu jam, 30-menit – apapun yang Anda inginkan! Candle digunakan untuk menggambarkan tindakan harga dalam kurun waktu tertentu.
Candle terbentuk dari Buka, Tinggi, Rendah dan Tutup pada periode waktu yang dipilih.
Jika Tutup diatas buka, maka Candle berongga (biasanya ditampilkan sebagai putih).
Jika Tutup dibawah buka, maka Candle terisi (biasanya ditampilkan sebagai hitam).
Bagian yang kosong atau isi dari candle disebut “real body” atau badan.
Garis tipis menyodok atas dan di bawah badan candle disebut bayangan.
Bagian atas bayangan atas adalah “tinggi”.
Bagian bawah bayangan yang lebih rendah adalah “rendah”.

POLA CANDLESTICK TRIPLE

Evening dan Morning Star
Bintang pagi (morning star) dan bintang sore (evening star) adalah tiga pola candle yang biasanya Anda dapat menemukan pada akhir sebuah tren. Mereka adalah pola pembalikan yang bisa dikenali melalui tiga karakteristik:
  1. Batangan pertama adalah candle bullish, yang merupakan bagian dari uptrend baru-baru ini.
  2. Candle kedua memiliki tubuh yang kecil, menunjukkan bahwa mungkin ada beberapa kebingungan di pasar. lilin ini dapat berupa bullish atau bearish.
  3. Lilin ketiga bertindak sebagai konfirmasi bahwa pembalikan adalah sedang terjadi, dengan candle menutup di luar titik tengah dari lilin pertama.
Three White Soldier dan Black Crow
Tiga tentara putih (three white soldier) adalah pola yang terbentuk ketika tiga lilin bullish panjang mengikuti kecenderungan untuk menurun, sinyal pembalikan telah terjadi. Jenis pola lilin dianggap sebagai salah satu sinyal kuat bullish, terutama ketika terjadi setelah kecenderungan trend yang diperpanjang dan konsolidasi jangka pendek.
Yang pertama dari tiga tentara disebut lilin pembalikan. ini menggambarkan bahwa periode konsolidasi yang diikuti kecenderungan untuk menurun sudah berakhir.
Untuk pola yang dianggap sah, lilin kedua harus lebih besar dari tubuh lilin sebelumnya. Selain itu, lilin kedua harus menutup dekat tinggi, meninggalkan sumbu atas kecil atau tidak ada.
Untuk tiga tentara putih pola akan selesai, lilin terakhir harus setidaknya ukuran yang sama dengan lilin kedua dan memiliki bayangan yang kecil atau tidak sama sekali.
Tiga burung gagak hitam (three black crow) adalah pola candlestick  kebalikan dari tiga tentara putih (three white soldier). Hal ini terbentuk ketika tiga lilin bearish mengikuti uptrend yang kuat, yang menunjukkan bahwa pembalikan adalah sedang terjadi.
Tubuh lilin kedua ini harus lebih besar daripada lilin pertama dan harus dekat atau sangat dekat dengan harga terendah rendah. Akhirnya, lilin ketiga harus dengan ukuran yang sama atau lebih besar dari tubuh lilin kedua dengan sangat pendek atau tidak ada bayangan sama sekali.

Three Inside Up dan Three Inside Down
Three inside up adalah sebuah pola pembalikan tren yang ditemukan di bagian bawah trend yang menurun. Hal ini menunjukkan bahwa kecenderungan tersebut mungkin akan segera berakhir dan bahwa uptrend baru akan dimulai. Ciri-ciri Three inside up:
  1. Lilin pertama harus ditemukan di dasar sebuah trend  menurun dan ditandai dengan bearish candlestick yang panjang.
  2. Lilin kedua setidaknya harus sampai dengan titik tengah dari lilin pertama.
  3. Lilin ketiga perlu tutup di atas lilin pertama yang sangat tinggi untuk mengkonfirmasi bahwa pembeli telah mengalahkan kekuatan trend turun.
Sebaliknya, dalam formasi three inside down ditemukan di puncak uptrend. Ini berarti bahwa uptrend mungkin sudah selesai dan bahwa trend menurun baru akan dimulai.Three inside down memiliki karakteristik sebagai berikut:
  1. Lilin pertama harus berada di bagian atas uptrend dan ditandai oleh bullish candlestick yang panjang.
  2. Lilin kedua harus mencapai titik tengah dari lilin pertama.
  3. Lilin ketiga harus ditutup di bawah lilin pertama untuk mengkonfirmasi bahwa penjual telah mengalahkan kekuatan uptrend.

Senin, 07 Januari 2013

PILIH TRADING CEPAT ATAU LAMA ????



Semua orang yang akan bertransaksi selalu berharap bisa cepat profit. Begitu juga dengan trader dalam trading berharap bisa menghasilkan pips yang banyak untuk bisa mendapatkan keuntungan yang besar. Dengan begitu, profit dapat dilipatgandakan sesuai keinginan trader.

Kelihatannya mudah untuk mengembangkan profit, namun di balik itu ada kerja keras dan pengorbanan yang secara kasat mata tak terlihat oleh orang lain. Mulai dari melototin market semalaman suntuk, sampai menganalisa berhari-hari demi mendapatkan signal yang tepat. Begitu signal sudah dapat, ee ternyata tradernya tidur pulas karena kecapean begadang... telat deh.. he he... endak dapat moment.

Contoh Kasus
Banyak trader yang sering melupakan arti cepat atau lama. Mereka tidak menghiraukan sebuah kecepatan dengan perlambatan yang efeknya sangat terlihat bila diperhatikan secara lebih jeli. Dengan kata lain, arti keduanya memiliki perbedaan sangat kentara pada hasil trading mereka.

Anggap saja ada dua orang yang berkendara sepeda motor. Yang satu sukanya cepat, lari kalau tidak 150 km/jam itu masih lambat. Maka dia perlu menancap gas lebih besar lagi. Sedang orang yang satunya hanya memanfaatkan kecepatan standart rata-rata 40 km/jam.

Secara tidak sengaja orang tersebut ingin menguji ketempat tujuan di terminal Surabaya dari Jakarta. Orang yang suka kecepatan 150 km/jam berhasil berjalan lebih kencang, lebih cepat, dan diharapkan sampai tujuan lebih awal. Namun yang suka kecepatan 40 km/jam berhasil berjalan sedikit lambat, sedikit santai, sedikit rileks, dan menikmati perjalanan.

Setelah sampai pada terminal Surabaya, ternyata mereka sama-sama sampai pada tempat tujuan dijam dan waktu yang sama. Kenapa bisa begitu? Ketika orang yang ngebut tadi berharap bisa lebih cepat sampai tujuan, sebenarnya ia harus menghadapi rintangan-rintangan yang jauh lebih besar. Contoh rintangan berkendara adalah lampu merah, bencana alam, ban bocor, rantai putus, bensin cepat habis, dll.

Namun pada orang yang tidak suka ngebut malah sebenarnya yang diuntungkan oleh keadaan. Karena pada saat ia melintasi perjalanan, rintangan-rintangan yang menghadapinya sedikit lebih ringan. Contoh yang dapat diimplementasikan adalah ketika rambu lalu lintas merah, si pengendara yang suka cepet tadi terpaksa harus berhenti dahulu. Setelah lampu hijau pengendara sama-sama akan berjalan bareng, kebetulan pengendara yang tidak suka cepet tadi juga baru sampai di lampu lalu lintas. Akhirnya berjalan bareng-bareng lagi.

Buat Trader
Jika pada trading, Anda dapat menggunakan transaksi sesuai pilihan Anda. Anda pilih cepet atau lambat tetap sama-sama akan menghasilkan profit yang sama. Seperti pada contoh kasus, jika Anda trading ngebut, kemungkinan awal Anda akan dapat profit besar, widraw juga berkali-kali. Namun ketika Anda floating, terpaksa yang dilakukan adalah menanti sampai profit dan terkendali.

Bagaimana kalau yang tidak ngebut tradingnya? Ya dia akan tetap mendapatkan profit juga. Ketika yang trading ngebut belum bisa widraw untuk minggu ini, maka ia harus menunggu sampai benar-benar sudah bisa profit dan aman. Harusnya hari ini atau minggu ini sudah bisa widrawal akhirnya tertunda hingga minggu depan, sedangkan yang trading santai baru mengajukan widrawal minggu ini atau minggu depan dan akhirnya sama-sama widrawal di hari yang sama.

Kesimpulan
Trading cepat atau lambat adalah sebuah pilihan bagi Anda dalam mendapatkan keuntungan. Namun dibalik itu semua baik yang cepat atau yang lambat akhirnya akan sama-sama mendapatkan keuntungan pula secara bersamaan. Jadi jangan risau bagi yang tradingnya santai, karena lalu lintas di perdagangan yang merupakan hambatan seperti terkena stop loss dan mc menjadi kendala disetiap transaksi. Begitu juga dengan yang suka trading cepat, hati-hati jika memang tidak memungkin untuk open, berusahalah untuk tidak membuka posisi sehingga transaksi tetap aman dan nyaman.

SALAM STI....

JANGAN LIHAT SIAPA YG MENGAJARKAN, NAMUN PELAJARI APA YANG MEREKA UCAPKAN



Sering kali kita melihat suatu hal terlihat sepele. Melihat suatu hal sudah biasa dan akhirnya dilupakan. Padahal setiap apa yang Anda lakukan akan menjadi pengalaman Anda dimasa kini dan masa depan. Bukan masalah Anda seorang pejabat, bukan masalah pula Anda seorang professional, ataupun seorang pegawai biasa, menyepelekan suatu hal apa saja dapat berbuah buruk pada hasil yang Anda dapatkan. Hal ini juga terjadi disaat Anda sedang transaksi di forex market.

Terkadang ketika Anda mempelajari suatu hal, kita merasa sudah mahir, atau sudah merasa bisa. Apa yang Anda fahami dan sudah pernah dipelajari serta dipraktekkan akhirnya akan dianggap sesuatu yang biasa, sesuatu yang mudah dilakukan, ataupun sesuatu yang gampang difahami. Akibatnya kita akan mudah meremehkan apa yang orang lain bicarakan. Kalau orang lain menjelaskan hal yang sama, seolah kita enggan untuk mendengarkan pembicaraannya. Mendengarkan saja tidak mau apalagi memperhatikannya. He he.. karena ada rasa sok tau. Hihi..

Kisah
Adi adalah seorang tukang ukir kayu yang mampu mengerjakan tugasnya lebih cepat dari pada teman-temannya. Maka Parno, Kardi dan Budi minta supaya diajari dan diminta membagi trik tipsnya supaya bisa secepat Adi dalam mengerjakan tugas ukir kayu tersebut. Akhirnya setelah dibujuk, Adi pun setuju untuk membagi rahasianya kepada teman-temannya.

Adi mulai menjelaskan detail-detailnya dan mengatakan kalau yang paling penting dalam mengolah kayu adalah harus di asah dahulu alat-alat ukirnya. Mendengar hal tersebut, Parno akhirnya bilang ‘kalau seperti itu aku juga sudah tahu’, sambil pergi meninggalkan Adi dan kedua temannya tersebut.

Adi tetap menjelaskan bahwa kayu yang harus diukir harus di petakan dahulu atau dibuat gambarannya supaya hasil ukir-ukirannya nanti tepat dan tidak membingungkan. Serta kayu yang dipilih adalah kayu jati supaya dapat bertahan lama dan kualitasnya lebih bagus. Melihat tips-tips yang dibicarakan Adi adalah umum, Kardi berucap dalam hati ‘ah biasa-biasa saja yang dikatakan Adi, saya pun juga bisa melakukannya’ dan pergi meninggalkan Adi.

Yang masih bertahan adalah Budi. Dia mempelajari dengan cermat apa yang diucapkan oleh Adi. ‘Semua yang saya katakan tadi adalah syarat-syarat yang harus dilakukan oleh seorang ahli ukir’ Adi melanjutkan, ‘Yang lebih penting dari itu semua, untuk membuat ukir tampak lebih bagus, dan lebih cepat pembuatannya, carilah arah serat dari kayu tersebut, sehingga kamu akan lebih cepat menyelesaikan ukir-ukiran dengan hasil yang banyak tanpa menghabiskan tenaga ekstra’. Akhirnya Budi mendengarkan sampai selesai apa yang diajarkan oleh Adi. Kini Budi dapat menjual lebih banyak karyanya dibanding dengan Parno dan Kardi.

Sederhana
Jadilah seperti gelas kosong, dimana Anda mampu menerima apapun yang disampaikan orang lain. Terkadang kita terlalu egois dan menutup diri dari pembelajaran orang lain. Meskipun kita sudah tahu namun ada hal-hal yang disampaikan oleh orang dapat menambah wawasan dan pengetahuan kita. Pelajari apa yang mereka sampaikan, dengarkanlah yang telah mereka ucapkan walaupun itu adalah hal yang sangat sederhana.

Kesimpulan
Ketika ada hal yang sudah pernah dibicarakan terkadang kita tidak mau mendengarkannya kembali. Jadilah orang yang mau mempelajari hal-hal dari orang lain, walaupun apa yang dikatakan tersebut pernah Anda dengar sebelumnya. Dengarkan mereka, pelajari mereka, dan perhatikanlah apa yang mereka katakan kepada Anda sampai selesai. Saya jamin setelah pembicaraan tersebut selesai, Anda akan mendapatkan ilmu baru, wawasan baru yang belum pernah Anda dapatkan sebelumnya.
Spesial for Al JabarGayatri Tinah & Loethfi Bakriefx IILoethfi Bakrie FX
SALAM STI

TYPE TRADER YANG MANAKAH ANDA ????



Penggolongan type trader yang akan saya bicarakan berikut sangat berpengaruh terhadap kesuksesan dalam bertrading. Tidak peduli anda scalper, day trader ataupun swinger. Tidak peduli juga apakah anda penganut aliran technical ataupun fundamental. Di sini saya tidak akan membedakan type trader berdasarkan pada time frame ataupun jenis analisis yang anda gunakan. Toh apapun time frame yang anda pakai atau apapun jenis analisis yang anda gunakan, anda bisa menjadi trader yang sukses. Saya akan menggolongkan type trader menjadi 2 kelompok yang akan menyebabkan perbedaan kemungkinan dalam meraih sukses, yaitu: trader yang disipilin dan trader yang tidak disiplin. Nah tuh… Kalo ditanya, anda trader yang disiplin gak? Mmm… Wah, gimana yah? Kurang tau deh… Ok deh… Untuk mempermudah menilai diri kita sendiri masuk dalam type yang mana, mari kita lihat aja ciri masing-masing type trader tersebut Trader yang tidak disiplin mempunyai cirri-ciri sebagai berikut:

Tidak memiliki system, dan kalaupun memiliki system, cenderung tidak dituruti
Tidak memahami bahwa karaketeristik trader itu berbeda-beda
Bertrading berdasarkan saran/rekomendasi dari pihak lain entah itu trader lain, site internet, forum dan sebagainya, padahal terkadang masing-masing sumber tersebut tidak menggunakan metode yang sama
Tidak menggunakan risk management, money management maupun trade management
Asal melihat peluang langsung diambil tanpa banyak pertimbangan, hanya mengharapkan profit jangka pendek
Bertrading berdasarkan emosi
Berpikir bahwa trading itu mudah dan merupakan jalan cepat menuju kaya
Trader yang disiplin mempunyai cirri-ciri sebagai berikut:

Memiliki dan mengikuti system tertentu dan mengikutinya secara konsisten
Memahami pentingnya trading system dan bahwa trading dengan menggunakan system yang sesuai dengan situasi dan kondisi serta style nya adalah modal utama mencapai kesuksesan
Tidak mengandalkan sinyal ataupun hasil analisis pihak lain dalam bertrading dan hanya melakukan trading apabila system yang dianutnya memberikan sinyal positif
Memahami pentingnya risk management, money management maupun trade management
Tidak asal mengambil peluang hanya untuk mengambil profit jangka pendek
Memahami pengaruh emosional dalam bertrading dan bisa mengendalikan emosi
Memahami bahwa untuk menjadi trader yang sukses sangat memerlukan pengalaman dan tidak mengharapkan sukses secara instant
Nah, sekarang cobalah review diri anda. Dari point-point di atas, kira-kira mana yang lebih banyak menggambarkan karakter anda dalam bertrading? Memang sih… menjadi trader yang disipilin bukan berarti anda langsung mendapatkan profit yang konsisten. Akan tetapi, bagaimanapun, untuk menjadi trader yang sukses anda harus terlebih dulu menjadi trader yang disipilin, karena tidak ada trader yang sukses dari golongan trader yang tidak disiplin. Ok. Kalau anda merasa belum menjadi trader yang disiplin, bukan berarti anda kemudian sudah menerima vonis untuk gagal menjadi trader kok… Hei, tidak ada kata terlambat untuk mengubah diri kan? Diri anda yang sekarang adalah bentukan dari masa lalu. Diri anda di masa depan adalah bentukan dari apa yang anda lakukan sekarang. So? 

Kalau anda saat ini masih merasa gagal, just forget the past… Jangan berkutat dengan masa lalu. Ubahlah diri anda mulai sekarang. Dan nikmati hasilnya di masa yang akan datang. Btw, kalaupun anda kemudian memutuskan untuk tidak menjadi trader, kebiasaan disiplin tetap bagus kok untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, apapun profesi anda. Jadi tidak ada ruginya kok menjadikan disiplin sebagai kebiasaan kita sehari-hari. Siip deh… 
hasil copas
SALAM STI