Rabu, 25 November 2015

PROBABILITAS FOREX

Satu hal yang menjadikan Trader bisa konsisten adalah mengetahui bahwa perdagangan pada dasarnya berpegang teguh pada probabilitas. Untuk pedagang Forex, maksud dan tujuan tulisan ini adalah agar tetap secara konsisten memprediksi arah harga sebuah pasangan mata uang. Ketika saya mengatakan konsisten, maka menjadi jelas bahwa kita sedang berbicara tentang membuat keuntungan secara konsisten dan tidak kerugian. Salah satu hal pertama dari pengetahuan pasar yang dibawa ke dalam pembelajaran awal saya adalah bahwa tidak satupun dari kita pernah benar-benar tahu apa yang akan terjadi selanjutnya. Kita mungkin punya banyak indikator, EA, Sqript untuk menganalisa dan mungkin sesekali benar tapi terkadang selebihnya lebih banyak salahnya, dan dalam jangka panjang tidak mungkin benar terus seratus persen. Ketika kita bisa menerima fakta sederhana ini dan belajar untuk mengembangkan sistem perdagangan dan metodologi yang menempatkan Probabilitas di pihak kita untuk beberapa derajat yang lebih tinggi, kemudian kita dapat melihat secara keseluruhan tingkat keberhasilan dan potensi keuntungan dalam perdagangan itu.
Bank terbesar dan lembaga keuangan tahu betapa penting pemahaman tentang probabilitas bagi keuntungan mereka. dan disini saya melakukan pendekatan ke Sahabat Trader Indonesia agar juga menerapkan strategi inti aturan berbasis Probabilitas yang mengakui adanya ketidakseimbangan antara suplai dan permintaan pada grafik harga, yang pada gilirannya membawa kita kepada risiko yang rendah sedangkan peluang perdagangan probabilitas lebih tinggi. 


Dasar-dasar Probabilitas
Forex bisa dikatakan bisnis yang selalu dinamis, perlu analisis setiap waktu, dan selalu ada perubahan harga di tiap menitnya. Hal ini benar-benar membuat trader tidak bisa memastikan bahwa harga akan sesuai dengan keinginan. Karena itu dibutuhkan ilmu kemungkinan yang disebut ilmu probabilitas. Bisakah kita menggunakan ilmu tersebut? Dan apa sebenarnya ilmu probabilitas? 
Mari mengkaji hal ini lebih dalam.


Semua bentuk generalisasi, teori, serta hubungan kausal yang telah kita pelajari selama ini tidak akan memberikan pengetahuan analisis yang pasti. Meskipun didukung oleh fakta-fakta yang cukup dan terpercaya serta konklusinya dapat dipakai sebagai dasar deduktif. Itulah sebabnya David Hume berkata, "Apabila kita mempergunakan argumen yang disusun atas dasar pengalaman di masa lampau sebagai dasar pertimbangan untuk membut ramalan di masa mendatang maka argumen ini haya merupakan kemungkinan (probabilitas)."
Konsep Dasar Probabilitas adalah pernyataan numerik tentang kemungkinan dari suatu kejadian yang dapat terjadi. Dalam hal ini probabilitas dapat dijadikan sebagai suatu ukuran terhadap kepastian dan ketidakpastian.
Nilai probabilitas lebih besar atau sama dengan nol dan lebih kecil atau sama dengan satu. Artinya bahwa apabila nilai probabilitas dari suatu kejadian sama dengan 0, maka kejadian tersebut mustahil dapat terjadi. Sedangkann bila nilai probabilitasnya sama dengan satu maka kejadian tersebut pasti terjadi.
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, probabilitas berarti "kemungkinan". Peluang atau kebolehjadian atau dikenal juga sebagai probabilitas adalah cara untuk mengungkapkan pengetahuan atau kepercayaan bahwa suatu kejadian yang akan berlaku atau telah terjadi. Secara umum probabilitas dapat dipahami sebagai suatu nilai dari 0 sampai dengan 1 yang menunjukkan seberapa besar kemungkinan terjadinya suatu peristiwa.
Probabilitas dapat dijadikan ukuran ketidakpastian sedangkan ketidakpastian adalah bagian dari proses pengambilan kebijakan. Dengan demikian teori probabilitas dapat memberikan landasan yang kuat tentang bagaimana menelaah ketidakpastian secara logis dan rasional terhadap masalah-masalah yang dihadapi oleh para pengambil kebijakan trader.
Konsep ini telah dirumuskan dengan lebih ketat dalam matematika, dan kemudian digunakan secara lebih luas pada dunia keuangan, sains, dan filsafat. Ada 2 macam probabilitas yang selalu kita gunakan:
Probabilitas a prioriDinamakan begitu karena probabilitas ini disusun berdasarkan perhitungan akal, bukan atas dasar pengalaman. contoh: untuk menentukan berapa kemungkinan mata dadu yang bakal keluar, maka mempunyai kemungkinan 1/6, karena sebuah mata dadu mempunyai enam muka. 
Probabilitas relative frekuensiMerupakan probabilitas yang disusun berdasarkan statistik atas fakta-fakta empiris, seperti probabilitas tentang gagalnya tembakan pistol adalah 5. Maksudnya bahwa setiap 100 kali pistol ditembakkan maka paling tidak 5 kali diantaranya macet. Ini disusun atas dasar pengamatan atas peristiwa.
Dari ilmu probabilitas tersebut, dapat dikatakan sebagian besar trader akan memakai Probabilitas Realtive Frekuensi untuk menggunakan analisis di perdagangan forex trading. Dengan begitu jelaslah bahwa probabilitas merupakan suatu angka yang menunjukkan kemungkinan terjadinya suatu peristiwa. Kejadian yang mempunyai nilai probabilitas 1 adalah kejadian yang pasti terjadi atau yang telah terjadi. Misalnya matahari yang masih terbit di timur sampai sekarang. Sedangkan suatu kejadian yang mempunyai nilai probabilitas 0 adalah kejadian yang mustahil atau tidak mungkin terjadi. Misalnya seekor kambing melahirkan seekor sapi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar