Rabu, 11 April 2012

PENGGUNAAN DANA


PENGGUNAAN DANA


Sekarang mungkin kita bisa sedikit lebih lega karena kita telah sampai pada pembahasan terakhir tentang trading. Dalam pembahasan ini kita akan mencoba agar dapat membuat anda menjadi trader professional. karena hanya trader professional yang dapat membuat dirinya mendapatkan keuntungan terus menerus. Pembahasan ini hanya akan membuat anda mahir dalam memprediksi pergerakan harga.

PENGELOLAAN DANA

Pembahasan ini akan membahas tentang bagaimana anda mengelola dana, sehingga perkembangannya lebih maksimal hasilnya. Hal yang perlu anda ketahui adalah forex memiliki banyak faktor dan kelalaian dalam menanggapi satu faktor tersebut dapat membuat trading anda gagal. Kita akan belajar bertrading yang lebih mudah namun lebih luas lagi.
Pembahasan ini akan membahas mengenai trading anda memang tergolong suatu trading sejati atau hanya sekedar bisnis eceran.
Dalam pembahasan ini kita dapat membandingkan sebuah toko dengan pedagang kaki lima. Anda dapat lihat perkembangan toko tersebut dengan pedagang kaki lima pada waktu dan barang dagangan yang sama, namun cara yang berbeda sudah dapat dilihat perbedaan keuntunganya. Tanpa sebuah cara dan analisa yang baik trading anda tidak akan bertahan lama.
Pengaturan dana dalam forex adalah dimana sebuah system di gunakan untuk mengontrol dana anda sehimgga mendapat keuntungan besar dan menghindari adanya kerugian demi kelangsungan trading anda selanjutnya. Untuk itu anda harus mempunyai Modal awal dan tambahan modal, Stop Risk (pengendali kerugian per transaksi), tarikan maksimum kerugian dan perbandingan kemungkinan kerugian.
Modal awal dan tambahannya

Modal awal (Initial margin) adalah Modal atau dana awal yang anda setorkan untuk memulai trading. Modal Tambahan (Margin added) adalah dana yang anda tambahkan untuk mempertahankan posisi anda di kemudian hari. Rencana pendanaan sudah harus di fikirkan sebelum anda bertrading karena modal awal sangat berpengaruh di sini coba saja anda fikirkan cara bertrading seseorang dengan dana $5000 dengan yang sebesar $500.
Anda mungkin bertanya mengapa kita di harapkan menyediakan dana yang cukup besar padahal beberapa pialang membuka dengan dana minimum cukup kecil ukuran trading yakni $250. Memang semua terserah anda jika memang menginginkan bertrading dengan dana minim namun anda harus lebih cermat, sabar dan menyiapkan diri dengan resiko margin call yang lebih tinggi.

Dengan modal minim katakan anda membuka dengan modal $250 yang akan terjadi saat anda membuka posisi awal yaitu buy pertama maka anda harus lebih menyiapkan diri untuk berakhir saat itu juga. Karena dengan dana sebesar itu jika terjadi kenaikan anda bisa sedikit bernafas namun jika mengalami penurunan hingga 54 point maka anda akan mengalami margin call. Lain halnya dengan nilai $1000 anda akan mengalami margin call pada penurunan hingga 900 point, bukankah lebih lama dan masih ada kemungkinan harga naik atau anda masih sempat melakukan tindakan penghentian kerugian sebelum anda mengalami margin call. Maka semakin besar dana yang kita punya semakin kita dapat mempertahankan posisi hingga keuntungan besar datang.

Dengan anda memiliki cukup modal maka anda tidak perlu cemas dengan margin call saat membuka dengan 1lot dengan berbagai strategi. Misal anda memiliki modal sebesar $10.000 dan membuka posisi 1lot maka anda tak perlu memakai stop loss lagi bahkan anda akan mendapatkan bunga sebesar Rp 2000 walaupun keadaan tidak sesuai dengan analisa anda bagaimana jika ternyata trading kita untung…? Pastinya akan lebih banyak lagi yang kita dapatkan. Dengan posisi 1 lot dan Modal $10.000 sudah dipastikan anda dapat keuntungan dalam trading anda tanpa memikirkan resiko margin call. Berbeda dengan yang memiliki modal $500 pada sekali buka posisi 1 lot sudah harus menerima kenyataan resiko margin call. Ada beberapa orang yang lebih memilih bertrading dengan dana yang secukupnya dan akan menambahkan dana lagi ketika akan mengalami margin call untuk lebih mengontrol tradingnya.

Dalam penambahan dana anda harus lebih berhati-hati karena di kawatirkan sebelum anda menambah dana sudah terjadi margin call. Dengan modal secukupnya maka anda harus lebih bisa memperkirakan kapan tiba saat kita menambah dana. Menambah dana jangan menjadi kebiasaan yang akan lebih membuat anda kesulitan mengontrol kerugian. Kenyataannya anda harus memikirkan batas kerugian dan tambahan dana. Apalagi anda harus menanggung biaya transfer yang akan menjadi lebih besar dari pada jika kita melakukan sekali transfer modal. Setelah anda mengetahui semua itu terserah anda jika memang menurut anda lebih baik dan menguntungkan.

  • Menanggung kerugian
Berapa tingkat kerugian yang anda bersedia tanggung dalam sekali penempatan posisi saat yang kita prediksi tidak terjadi. Setiap kita menganalisa dan membuka posisi itu tidak selalu benar dan kemungkinan terjadi kerugian itu pasti terjadi. Kebanyakan pemula lebih suka menunggu hingga keadaan berbalik walau harus menghabiskan waktu lama dan kemungkinan margin call akan terjadi.
Sesungguhnya yang perlu anda ketahui trading tanpa stop loss seperti anda mengendarai kendaraan yang tidak mempunyai rem. Anda pasti dapat membayangkan apa yang akan terjadi selanjutnya.

  • Tarikan maksimal kerugian
Yang di maksud di sini adalah jumlah transaksi kita yang mengalami kerugian. Pada pembahasan sebelumnya kita telah membahas bahwa system yang ada tidak ada yang menjanjikan profit 100%. Katakan saja system yang kita pakai mempunyai 70% kemungkinan untung dan 30% kemungkinan untuk rugi. Katakan anda melakukan 100 kali transaksi maka akan mengalami kerugian 30 kali.Anda dapat bayangkan saat kerugian terjadi berturut-turut dan dana anda tidak mencukupi untuk menangani kerugian. Anda juga tentunya bisa memperkecil resiko kerugian namun itu sangat sulit dan memerlukan banyak waktu untuk belajar memprediksi.

Kemungkinan yang bisa anda lakukan untuk menanggulangi semua itu adalah dengan memperbesar dana yang kita tanamkan dan memperkecil jumlah lot yang di transaksikan bahkan sampai nilai terkecil yaitu 1lot serta dengan memasang Stop Loss. Memperkecil kerugian dengan cara menggunakan prosentase yang lebih kecil dari dana sebagai stop loss. Anda tinggal membuktikannya bahwa saat kita mempunyai dana kemudian membuka transaksi dengan 1lot setiap kali transaksi serta membatasi prosentase kerugian yang hanya 5% anda tak perlu lagi memikirkan resiko margin call.

Perbandingan antara resiko kerugian dan keuntungan setiap kali kita membuka posisi (Risk to Reward Ratio). Dalam hal ini kita dapat mengguankan Stop Loss dan Limit. Anda sebagai pemula mungkin sedikit kesal karena saat anda menggunakan stop loss dan limit yang sering tersentu adalah stop loss nya dari pada limitnya. Maka dari itu sering para pemula tidak memasang stop loss di karenakan saat stop loss tersentu maka anda harus sudah melakukan penjualan untuk menghindari kerugian yang lebih besar padahal tak lama kemudian harga berbalik. Namun itu sisi kerugian dari stop loss namun di sisi lain jika anda tidak menggunakan stop loss kemungkinan margin call semakin besar.

Mungkin anda berturut-turut mendapatkan keuntungan dari 100 kali transaksi anda hanya mengalami kerugian 2 kali, Namun anda tidak boleh lupa bahwa di trading keuntungan yang kita dapatkan dalam 98 kali transaksi dapat hilang dalam satu kali transaksi beserta modal kita. Karena kebanyakan trader yang telah mendapatkan keuntungan besar akan terpancing untuk membuka posisi dengan jumlah besar. Fungsi stop loss ada pada saat prediksi kita salah dan kemungkinan margin call akan terhenti pada titik stop loss. Dengan menentukan kedua titik tersebut diharapkan mendapatkan keuntungan besar dan memperkecil resiko kerugian.

Dengan modal $1000, penempatan posisi 1lot setiap transaksi dan menentukan titik stop loss 30point dan limit 60point secara logika dalam 35 kali pembukaan walaupun kita mengalami kerugian sebanyak 20 kali dan keuntungan 15 kali kita akan masih memperoleh keuntungn sebanyak $300 dan dana kita menjadi $1300.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar