Pembahasan kali ini mengenai cara mengelola resiko trading anda, bagaimana anda dapat memperoleh keuntungan yang besar dan menekan kerugian sekecil mungkin. Ada beberapa cara diantaranya menghentikan pembelian saat prediksi menunjukan akan tidak sesuai (Cut Loss), Melakukan aksi penjualan setelah menghentikan aksi beli (Switching), melakukan aksi beli lagi pada posisi setelah melakuklan penjualan (Averaging) dan melakukan pembukaan posisi pada dua pasang mata uang yang bergerak berlawanan (Cross Hedging). Sekarang kita akan berusaha mempelajari tentang ke empat hal tersebut berikut penjelasannya:
- Penghentian pembelian
Dalam hal ini di lakukan untuk menghindari jika keadaan terus turun dan keadaan tak kunjung berbalik, serta untuk melindungi dana kita agar tidak keluar terlalu banyak. Dengan keadaan kita sudah tahu bahwa keadaan mulai menunjukan prediksi kita salah dan setelah kita melakukan prediksi ulang ternyata keadaan masih akan terus turun maka kita harus melakukan penghentian pembelian.
- Jual
Setelah kita melakukan penghentian seperti kita lihat bersama pada contoh di atas dan harga masih bergerak turun maka kita harus melakukan penjualan. Kita sekarang akan coba lihat pada gambar di bawah ini:
Untuk menghindari kerugian dan pengendapan modal pada satu pasang mata uang yang di akibatkan oleh terus turunnya nilai mata uang maka kita harus menjualnya. Setelah kita melakukan penjualan mata uang yang kita miliki apa yang harus di lakukan?
- Pengambilan posisi baru
Dalam hal ini kita harus menunggu hingga kurva menunjukan tanda-tanda akan mulai naik. Saat kurva mulai naik kita harus menganalisa apakah harga akan terus naik? jika dalam prediksi menunjukan harga naik maka kita akan melakukan pembukaan posisi baru yaitu pembelian. Kita akan lihat bagaimana ilustrasi kurvanya saat posisi beli yang kedua.
Gambar di atas menunjukan posisi yang tepat untuk melakukukan pembukaan posisi yang baru (AVERAGING) untuk mendapatkan keuntungan setelah mendapatkan kerugian karena kesalahan prediksi.
- Pembukaan 2 posisi
Maksud dari pembukaan 2 posisi adalah membuka posisi pada dua pasang mata uang yang pergerakannya berlawanan namun masih sejenis misal GBP/USD dengan EUR/USD. Hal ini di lakukan untuk menghindari kerugian yang besar. Saat satu pasang mata uang salah prediksi maka kerugian kita akan tertutup oleh keuntungan pasangan mata uang yang lain. Kita lihat contoh grafik yang menunjukan pergerakan yang hampir sama namun nilainya berbeda :
Setelah kita melihat gambar grafikdi atas kita akan mencoba menggambarkan dalam bentuk kurva yang nilai antara kedua mata uang sama :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar